Suporter Rusuh di Kanjuruhan, PSSI: Sanksi Keras Akan Menimpa Arema

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Arema kalah dari Persebaya 2-3, Sejumlah video yang bereda di media sosial Twitter menunjukkan suporter Arema memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan (Screenshoot twitter.com/@liga1match2022)
Arema kalah dari Persebaya 2-3, Sejumlah video yang bereda di media sosial Twitter menunjukkan suporter Arema memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan (Screenshoot twitter.com/@liga1match2022)

Peristiwa itu kemudian mendapatkan perlawanan dari kepolisian. Bahkan kemarahan suporter Arema membuat mobil polisi rusak dan terbakar di dalam stadion.

Sampai dengan Minggu (2/10) dini hari, kurang lebih pukul 01.00 WIB, kondisi di luar stadion terlihat truk yang mengangkut suporter hilir mudik untuk mereka yang membutuhkan perawatan.

Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Bungkam Spurs 3-1, 'Meriam London' Nyaman di Puncak Klasemen

Hingga saat ini pihak Polres Malang dan manajemen Arema FC belum memberikan keterangan resmi terkait adanya jumlah korban yang meninggal dunia akibat tragedi tersebut.

Di luar penonton yang menjadi korban, suporter Arema juga melakuka pengrusakan serta pembakaran terhadap mobil polisi dan sejumlah barang di Stadion Kanjuruhan.

Sanksi Denda Hingga Dilarang Jadi Tuan Rumah

Selain sanksi denda, PSSI juga mengancam Singo Edan tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa pertandingan

"PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa," kata Yunus Nusi.

Guna memastikan data dan fakta mengenai kerusuhan di Kanjuruhan PSSI menerjunkan tim investigasi ke lapangan.

"Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang," kata Yunus.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X