Kronologi Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Kerusuhan Arema vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Kerusuhan laga Arema VS Persebaya menyebabkan ratusan nyawa melayang, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. (Tangkapan layar Twitter @chef_life24)
Kerusuhan laga Arema VS Persebaya menyebabkan ratusan nyawa melayang, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. (Tangkapan layar Twitter @chef_life24)


MALANG- Tragedi kerusuhan Arema vs Persebaya cukup memprihatinkan karena banyak nyawa yang melayang.

Hingga saat ini, dikabarkan korban meninggal telah mencapai 189 orang.

Kerusuhan Arema vs Persebaya terjadi lantaran Aremania tak puas dengan hasil yang didapatkan tim pujaannya.

Pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022, Arema takluk 2-3 dari Persebaya.

Baca Juga: Menpora Soroti Kerusuhan Arema vs Persebaya

Setelah timnya kalah, ribuan Aremania turun ke lapangan dengan merusak sejumlah fasilitas stadion.

Saat itu, polisi sudah mencoba mengimbau Aremania agar tertib dan kembali ke tribun.

Karena imbauan tak digubris, polisi menembakkan gas air mata yang dinilai sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Baca Juga: Laga Persib vs Persija Resmi Ditunda, Imbas Kerusuhan Arema vs Persebaya

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, petugas di lapangan sudah berusaha melakukan langkah-langkah persuasif.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Persis Solo Tumbang, Bali United Juara IFel Liga 1

Senin, 28 November 2022 | 13:15 WIB
X