Kami St Pauli (1), Klub Sepakbolanya Kaum Marjinal Paling Beken Sejagad

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:00 WIB
St Pauli Nama yang unik bahkan tak lazim untuk klub sepakbola berlogo tengkorak yang berbasis dari kota Hamburg (Screenshoot instagram@fcstpauli)
St Pauli Nama yang unik bahkan tak lazim untuk klub sepakbola berlogo tengkorak yang berbasis dari kota Hamburg (Screenshoot instagram@fcstpauli)

Logo tersebut awalnya berasal dari cerita tentang Kota Hamburg yang dipupuk oleh Klaus Stortbeker, bajak laut terkenal di Jerman.

Namun versi lain mengatakan jika simbol tersebut diperkuat ideologi bawaan dari Doc Mabuse, penyanyi legendaris beraliran punk Hamburg yang juga  aktivis pembela hak-hak penghuni liar dari penindasan kesewenang-wenangan polisi atau kelompok neo fasis di Jerman.

Ia memperkenalkan logo bajak laut ke Buccaneers of the League antara 1981 dan 1983. Tapi bukti lebih kuat menunjukkan pengenalan itu marak sekitar 1987-an. Saat itu St. Pauli hampir promosi ke Bundesliga, namun baru mampu diraih satu tahun kemudian.

Logo tengkorak St. Pauli menjadi salah satu faktor paling berpengaruh bagi prestasi kesebelasan itu sendiri. St Pauli diambang kebangkrutan pada 2004.

Presiden klub saat itu, Corny Littman, terpaksa menjual 90% hak merchandise ke Uposlut Merchandising, perusahaan merchandise lokal, agar St Pauli selamat dari kebangkrutan.

Dampaknya, klub hanya mendapatkan keuntungan sangat sedikit dari barang dagangan mereka sendiri. Para suporter pun lebih memilih memproduksi merchandise secara mandiri karena dirasa lebih membantu untuk mendukung klubnya.

Kembali ke khittah Logo Tengkorak

Presiden saat ini, Oke Gottlich, tetap bersikeras jika St. Pauli akan tetap menjadi klub kepedulian sosial.

'Kami akan selalu mengambil sikap melawan rasisme dan homophobia. Selalu memerhatikan kaum lemah dan miskin, karena itu penting bagi kami,'tegas presiden klub sekaligus entertainer di bidang musik ini.

Bahkan, upaya untuk merebut kembali hak-hak mereka telah membuahkan hasil. Klub memenangkan pengadilan untuk menebus kembali hak logo tengkorak mereka yang telah dijual ke Uposlut Merchanding. St. Pauli hanya tinggal membayar 1,3 juta euro.

Akhirnya klub secara resmi akan mendapatkan kembali hak merchandise mereka pada 1 Januari 2016 silam hingga saat ini.

Forza St Pauli!!***

 

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X