Mantan Komite Etik FIFA Prihatin Ada Manuver untuk Menjatuhkan Iwan Bule

- Selasa, 15 November 2022 | 06:05 WIB
Mantan Komite Etik FIFA Dali Tahir (Istimewa)
Mantan Komite Etik FIFA Dali Tahir (Istimewa)

JAKARTA- Mantan Anggota Komite Etik FIFA Dali Tahir mengaku prihatin adanya manuver untuk menggoyang posisi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dengan mempolitisasi Tragedi Kanjuruhan.

Manuver itu, salah satunya untuk mendorong digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB).

Padahal selama ini, Iwan Bule panggilan akrab Iriawan, dinilai berhasil memimpin PSSI, dibuktikan dengan berbagai torehan prestasi.

Baca Juga: Usai Rengkuh Trofi Juara di Chile, Aldila Gagal Terbang ke Argentina Gara-gara Visa

"Sebenarnya tidak ada alasan untuk menggiring PSSI untuk menggelar KLB. Karena, ukuran keberhasilan dalam olahraga itu prestasi dan itu telah dihasilkan PSSI di bawah kepemimpinan Iwan Bule. Makanya, saya prihatin dengan adanya manuver-manuver dari pihak di luar sepakbola untuk menggiring terjadinya KLB yang sebenarnya tidak sesuai dengan statuta FIFA. Kalau ini sampai terjadi boleh dibilang Iwan Bule itu jelas jadi korban tabrak aturan," kata Dali Tahir di Jakarta, Senin 14 November 2022.

"Saya sih tidak alergi dengan KLB atau menggantikan posisi Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI. Atau ada yang berambisi menggantikannya. Tapi, tunggulah saat kepengurusan berakhir atau dilakukan dengan mengikuti statuta yang ada," sambungnya.

Cukup beralasan memang apa yang diungkapkan Dali Tahir. Sebab, prestasi sepakbola Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Baca Juga: Viral Konvoi The Beast, Limosin Presiden Joe Biden Di Salah Satu Persimpangan Jalan di Bali

Di bawah kepemimpinan Iwan Bule, Timnas Indonesia U-16 mampu merebut gelar juara Piala AFF 2022, Timnas U-20 dan Timnas Senior mampu lolos ke Piala Asia 2023.

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X