Ini Alasan Mengapa Konservasi Keanekaragaman Hayati Sangat Penting

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:50 WIB

 

 

 

 

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta-com – Pekan Diplomasi Iklim 2021 hari ketiga ini ditutup dengan webinar “Dialog Konservasi Keanekaragaman Hayati”. Dalam pembukaan, Henriette Faergemann, First Counsellor-Environment, Climate Action, ICT-EU Delegation Indonesia mengatakan, sesi ke-8 ini bertujuan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas soal keanekaragaman hayati.

“Sainsnya sudah nampak, saat ini kita sedang menimbulkan tekanan yang sangat besar, pemanasan global pada 2030-2052 naik 1,5 derajat celsius, penurunan kualitas alam ini sayang sekali diakibatkan oleh perilaku manusia dalam hal konsumsi dan produksi,” kata dia.

Kegiatan ekstraksi bumi juga telah mengubah kondisi alam dalam tingkatan yang begitu besar sehingga menghadirkan krisis. Salah satu cara mengatasinya adalah  melalui konservasi keanekaragaman hayati. “Konservasi keanekaragaman hayati sangat penting, karenanya Uni Eropa telah menetapkan keanekaragaman hayati sebagai pusat kebijakannya, dan telah mengadopsi strategi keanekaragaman hayati untuk 2030,” ujarnya lagi.  Francesco Ricciardi, Environment Specialist, Asian Development Bank (ADB) membahas, hubungan konservasi keanekaragaman hayati terhadap  pengurangan risiko pandemi di masa depan. 

Menurut dia, ada studi area dengan potensi pertanian yang tinggi akan kontradiksi dengan kenaekaragaman hayati yang tinggi. Saat ini kita telah kehilanagn 3000 ribu kilometer persegi akibat pembukaan lahan. “Pada 2050 mendatang akan ada 2 juta km jalan yang akan dibangun di kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Di satu sisi akan meningkatkan produksi pertanian dan ternak, tapi di satu sisi akan banyak manusia untuk masuk hutan dan berburu hewan dan merusak keanekaragaman hayati suatu wilayah.”

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Liputan ZOOM

Artikel Terkait

Terkini

Temuan Unik JD.ID Dalam Hal Penjualan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:55 WIB

Mobil Listrik Hyundai Loniq 5 Terjual Dalam 2 Jam

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:55 WIB

6 Prinsip Dasar Asuransi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:33 WIB

Walikota Bukitttinggi: BPUM Ringankan Beban UMKM

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:02 WIB

Tips memperluas pasar bagi pelaku UMKM di marketplace

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:43 WIB
X