Pembeli ORI020 Didominasi Ibu-ibu

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:21 WIB
Ilustrasi  (Pixabay.com)
Ilustrasi (Pixabay.com)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Kementerian Keuangan mengumumkan obligasi negara ritel (ORI) seri 020 laku diserap pasar hingga Rp15 triliun. Pembeli obligasi ritel ini didominasi wanita yakni 59,1% dengan usia yang mendominasi yakni generasi X dan baby boomers.

Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat pada penerbitan ORI020 kali ini, terdapat 30.053 investor yang berinvestasi ORI020, di mana 11.631 (38,7% dari jumlah total investor) merupakan investor baru.

"Investor ORI020 tersebar dari seluruh wilayah provinsi di Indonesia," demikian bunyi siaran pers tersebut, Senin, 25 Oktober 2021.

Berdasarkan jumlah investor, berbeda dengan seri-seri sebelumnya, kali ini Generasi X mendominasi investor ORI020 dengan porsi sebesar 34,7%, namun secara nominal masih didominasi oleh generasi Baby Boomers (41,9%).

Berdasarkan profesi, jumlah investor ORI020 didominasi Pegawai Swasta yaitu sebesar 31,4%. Namun secara nominal, investor yang berprofesi sebagai Wiraswasta masih mendominasi pemesanan ORI020 (41,8%).

Baca Juga: Rachel Vennya Batal Diperiksa Polisi, Ini Alasannya

Berdasarkan gender, jumlah investor ORI020 didominasi investor wanita (59,1%). Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak SUN Ritel ditawarkan secara online. "Apabila ditilik berdasarkan profesi investor, ibu rumah tangga menduduki peringkat tiga besar investor ORI020," jelas rilis tersebut.

Sejak penerapan Single Investor Identification (SID) terdapat 18.422 investor yang membeli SUN Ritel lebih dari 1 kali (repeating investors), atau sebanyak 61,3% dari total jumlah investor ORI020, dengan nominal pemesanan sebesar Rp10,14 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 investor bahkan tidak pernah absen membeli SUN Ritel.

Sebaran jumlah investor ORI020 berdasarkan kelompok usia dan profesi yang lebih rinci adalah Generasi Z (>2000) di bawah 20 tahun 1%, Generasi Milenial (1980 – 2000)/20-40 tahun 31,6%, Generasi X (1965 – 1979)/41-55 tahun 34,7%, Generasi Baby Boomers (1946 – 1964)/54–74 tahun
30,0%, dan Generasi Tradisionalis (≤1945)/≥75 tahun 2,8%.***

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AXA Mandiri Luncurkan Layanan Digital Emma

Kamis, 25 November 2021 | 21:28 WIB

Cara Milenial Pakai Kartu Kredit Tanpa Boros

Selasa, 2 November 2021 | 21:41 WIB

Danamon Gandeng Grab Luncurkan Kartu Kredit Inovatif

Selasa, 2 November 2021 | 21:10 WIB

Kinerja Ekspor Perdagangan ke China Meningkat

Senin, 1 November 2021 | 23:57 WIB

Pascamerger, Laba BSI Melonjak 37,01%

Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:26 WIB

Pembeli ORI020 Didominasi Ibu-ibu

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:21 WIB

Obligasi Ritel Seri ORI020 Laku Rp15 Triliun

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:44 WIB

TAF Bangun Jakarta Service Lounge di Mal

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:44 WIB

TAF Perbarui Aplikasi Digital FLEX

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:14 WIB

Astra Life Luncurkan Kampanye #BetterSandwichGen

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:12 WIB
X