Strategi Perusahaan Angkutan Batu Bara Menghadapi Krisis Energi Dunia

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 02:32 WIB

 

 

 

BATULICIN,suaramerdeka-jakarta.com.- Krisis energi sedang melanda berbagai negara di dunia. Salah satu faktornya yakni pemulihan ekonomi yang terjadi namun tak dibarengi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

Pemerintah lanjutnya menyadari sejumlah negara mengalami krisis energi seperti Inggris, China, India, dan Amerika Serikat. Oleh karena itu, negara tersebut mulai memanfatkan kembali batu bara yang tersedia di dalam negeri. 

Di Indonesia, pemerintah telah menetapkan harga domestic market obligation (DMO) batu bara senilai US$70 per metrik ton. Selain itu, perusahan tambang juga wajib memasok 25 persen total produksi untuk industri dalam negeri. Hal ini memberikan kepastikan pasokan dalam negeri. Dengan situasi ini, berdampak juga ke industri pengangkut batu bara.

 

Baca Juga: DKPP dan Untirta Tandatangani MoU Penguatan Demokrasi dan Integritas Pemilu

Direktur PT. Batulicin Nusantara Maritim (BESS), Yuliana mengatakan dengan terjadinya krisis energi dunia banyak negara yang mulai beralih menggunakan batu bara sehingga permintaan juga meningkat berdampak pada aktivitas dari hulu hingga hilir industri batubara yang membuat aktifitas pengiriman juga mengalami permintaan yang tinggi.

“Melihat situasi seperti ini BESS sebagai perusahaan transportasi pengiriman batu bara juga terkena dampak permintaan pengiriman yang tinggi dan menjadi fokus utama kami untuk memberikan pelayanan yang optimal dan memaksimalkan pengiriman dengan seefektif mungkin,” ungkap Yuliana pada Selasa (26/10/2021).

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inflasi Melandai, Momentum Bagus Jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:46 WIB

Q3-2022, Laba Bersih PertaLife Melonjak 71,04 Persen

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:56 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Bisa Tarik Investor

Kamis, 1 Desember 2022 | 20:27 WIB

Masyarakat Antusias Belanja di Pertamina SMEXPO 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 07:27 WIB

TECH Optimis Menyambut Tahun 2023

Rabu, 30 November 2022 | 14:56 WIB

Koordinasi Pusat dan Daerah Kunci Pengendalian Inflasi

Selasa, 29 November 2022 | 19:35 WIB
X