Abimanyu Wahjoe, Perubahan Facebook menjadi Meta: Apa pengaruhnya bagi kita

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 19:28 WIB

 

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Pengamat Teknologi Abimanyu Wahjoewidajat mengungkapkan, semua pihak mengetahui Facebook sudah memutuskan dan mengumumkan akan berganti nama menjadi Meta.
" Suatu keputusan yang tentu 100% menjadi hak prerogatif pengelola Facebook tersebut gimana tentu hal itu sudah dengan pertimbangan yang sangat matang karena konsekuensinya yang begitu luas,"kata dia.
Menurut Abimanyu, secara telematika perubahan nama Facebook menjadi Meta yang sebetulnya kelak sebagai Metaverse yang seakan mengaburkan atau menempelkan dunia nyata dan dunia maya (Metaverse mungkin akronim dari Meta Universe atau Jagat Meta). Pasti perubahan tersebut memandang kebutuhan ke depan yang melihat bahwa Facebook bukan lagi sekadar sosial media melainkan living environment... termasuk di dalamnya diawali dengan Industry 4.0 dan Society 5.0, .. dan versinya akan terus berkembang.

Baca Juga: Wanita Memang Luar Biasa! Lebih Dari 60 Persen UMKM Dikelola Perempuan


Abimanyu Wahjoewidajat bilang, bila kita memandang sebagai sekedar suatu layanan publik sebagai penyerta kehidupan sepertinya pergantian nama ini tidak berpengaruh apa-apa. Tetapi mengingat Facebook bahkan sudah menjadi standar kehidupan masa kini di mana kebutuhannya bukan sekadar untuk sosial media melainkan telah melibatkan begitu banyak bisnis yang juga mengandalkan Facebook maka perubahan ini sebenarnya luas implikasinya.

Sebagai contoh bagi perusahaan yang masih mempercayai fengshui makanya tadinya mengandalkan Facebook itu cukup prospektif mengingat terdiri dari 8 huruf dimana dalam kepercayaan feng-shui berarti kekekalan, namun saat menjadi Meta yang berarti hanya 4 digit itu diartikan dalam fengshui sebagai kematian, apes atau entah apapun.

",Maaf saya bukan bukan ahli fengshui, hanya sekedar tahu bahwa angka 4 adalah suatu angka yang tabu digunakan bagi mereka yang percaya fengshui bahkan sedemikian tabunya sampai banyak yang bukan hanya sekedar *tidak mau angka 4* tetapi *tidak mau yang berunsur 4* dengan demikian yang seperti itu akan berpikir berkali-kali untuk mengandalkan bisnisnya pada Meta,"jelasnya lagi.

 

Baca Juga: Wanita Memang Luar Biasa! Lebih Dari 60 Persen UMKM Dikelola Perempuan

Facebook atau bagian dari Facebook sebagai unsur nama aplikasinya, mereka tidak atau bahkan terkesan aneh apabila tidak mengubah unsur namanya ke Meta karena bagi pengguna masa kini dan masa depan layanan ataupun aplikasi tersebut berangsur seakan tidak ada hubungannya dengan Meta, atau terkesan menjadi layanan aneh.***

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023 Jadi Tahun Pertaruhan Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB
X