Pertumbuhan E-Commerce Tak Sebanding dengan Infrastruktur Transportasi

- Selasa, 30 November 2021 | 15:30 WIB

 

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Volume transaksi e-commerce meningkat pesat di masa pandemi Covid-19. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, market share e-commerce di Indonesia telah mencapai 45 persen dibandingkan negara ASEAN lainnya. Pertumbuhan volume ini berbanding lurus dengan sejumlah tantangan yang dihadapi ekosistem e-commerce.

Menurut Associate Vice President of Fulfillment Tokopedia, Erwin Dwi Saputra, tantangan bagi e-commerce adalah geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

"Indonesia negara kepulauan. Pembeli bisa di pulau, sementara penjualnya di Jakarta atau di Bandung. Ini tantangan bagi kami untuk memberi layanan yang sama," kata Erwin dalam webinar Regional Summit 2021 dengan tema Membangun Tulang Punggung Ekspansi E-Commerce, Selasa (30/11).

Baca Juga: PDIP Instruksikan Kader Seluruh Indonesia Waspadai Varian Omicron

Ia menambahkan, ketika volume kurir meningkat, seperti volume penjualan UMKM di Tokopedia yang naik 3-5 kali ketika pandemi, maka pengiriman cepat dengan tetap menjaga kualitas produk yang dibeli menjadi tantangan juga.

"Dia harus packing sendiri kemudian mengirim dengan cepat. Ini tantangan," ujarnya.

Erwin menuturkan, Tokopedia saat ini bermitra dengan 13 kurir pengiriman dan telah menjangkau 99 persen kecamatan di seluruh Indonesia. Tokopedia memberi solusi kepada pedagang dalam hal logistik, yaitu menyediakan toko cabang yang memberi layanan kepada penjual untuk menitipkan barang di gudang.

Baca Juga: World Superbike Diklaim Ciptakan Multiplier Effect Pariwisata di Lombok

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Industri Logam dan Baja Tumbuh Kian Moncer

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:24 WIB
X