TECH Berikhtiar Jadi Perusahaan Big Data Enabler di Indonesia

- Jumat, 17 Desember 2021 | 15:28 WIB
TECH 2021 Public Expose yang dilakukan (17/12/2021) (Istimewa)
TECH 2021 Public Expose yang dilakukan (17/12/2021) (Istimewa)

 

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, – Berinovasi bersama perubahan, seharusnya menjadi visi utama dari sebuah perusahaan teknologi informasi. Perusahan ICT perlu membuat dinamika perubahan nyaman bagi semua pihak dengan kemudahan inovasi aplikasi teknologinya.

PT Indosterling Technomedia, Tbk (Stock Code: TECH IJ) yang merupakan perusahaan teknologi informasi di bawah bendera IndoSterling Group, pun demikian.

Di dalam TECH 2021 Public Expose yang dilakukan (17/12/2021), TECH memaparkan hasil dan proses transformasi digital yang dilakukan dari penyedia solusi teknologi B2B, kini telah berhasil menjadi perusahaan Big-Data solution terkemuka di Indonesia melalui dengan basis layanan berbagai komunitas bisnis dan kawasan.

Baca Juga: Inspektorat Utama Kemenparekraf RI Apresiasi Masukan Informasi dan Data dari KPMP

“Berbekal beragam B2B product suites yang kami miliki dan dukungan data yang kami olah saat ini, kami berhasil bertransisi dari penyedia jasa B2B platform menjadi perusahaan big data enabler. Kami akan terus melakukan gagasan inovatif agar dapat tetap menjadi one of the leading technology companies di Indonesia,” kata Direktur Utama PT IndoSterling Technomedia, Billy Andrian di Jakarta.

Billy menambahkan, di dalam TECH, bernaung enam perusahan dengan basis bisnis yang saling melengkapi dan terpadu ke arah bisnis big data enabler.

Ada enam basis layanan yaitu sistem manajemen pembelajaran, sistem property technology, solusi digital publishing, sistem terpadu untuk sektor konsumen di industri F&B dan beragam industri lainnya, solusi & platform industri keuangan & pasar modal dan platform hyperlocal untuk promosi UMKM.

Baca Juga: Kelompok Sakit Hati PENFilm

Edufecta, yang menjadi andalan di komunitas pendidikan, merupakan platform edutech terbesar di Indonesia untuk segmen pendidikan formal. Platform ini sudah digunakan di lebih dari 50 perguruan tinggi, dan penggunaannya sudah lebih dari 200 ribu.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parlemen Dorong Peningkatan Konsumsi B30

Rabu, 14 September 2022 | 08:30 WIB
X