Praktisi: BPKH Perlu Pertimbangkan Perluasan investasi Pada Instrumen yang Berkaitan Dengan Ibadah Haji

- Selasa, 1 Maret 2022 | 18:04 WIB
Praktisi keuangan syariah Sidiq Haryono menilai Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) perlu  mempertimbangkan perluasan investasi pada fasilitas atau instrumen yang berkaitan langsung dengan ibadah haji di Arab Saudi (Instagram@bpkhri)
Praktisi keuangan syariah Sidiq Haryono menilai Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) perlu mempertimbangkan perluasan investasi pada fasilitas atau instrumen yang berkaitan langsung dengan ibadah haji di Arab Saudi (Instagram@bpkhri)

Baca Juga: NU Urban, Gerakan Kekinian Anak Muda NU di Surabaya

"Ekosistem perhajian tersebut juga dapat dikuatkan dengan menciptakan sistem pembayaran berbasis keuangan Syariah dari dalam negeri, dalam mata uang rupiah dan juga memberikan akses pelayanan perbankan Syariah nasional untuk membuka jaringan layanan di Arab Saudi," kata Sidiq.

Dengan berbagai perkiraan potensi tersebut, ia mengharapkan BPKH berani melakukan investasi perhajian di Arab Saudi dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip investasi seperti harus sesuai Syariah, aman dan kehati-hatian, likuiditas dan kemanfaatan nilai ekonomi maupun non ekonomi.

"Nilai strategis investasi terkait perhajian di Arab Saudi diyakini juga mampu menjaga sustainability keuangan haji dalam jangka panjang, dengan demikian peran akan keberadaan BPKH akan jauh dan mampu memberikan nilai manfaat yang optimal bagi jamaah dan seluruh umat Islam Indonesia," katanya.***

 

 

 

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB

BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:09 WIB

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB
X