Batas Akhir Pelaporan SPT 31 Maret 2022, Termasuk Profesi Pawang Hujan Wajib Lapor Pajak!

- Rabu, 23 Maret 2022 | 09:24 WIB
Kementerian Keuangan menyatakan bahwa jasa pawang hujan termasuk ke dalam terutang pajak! (Screenshoot instagram/@motogp)
Kementerian Keuangan menyatakan bahwa jasa pawang hujan termasuk ke dalam terutang pajak! (Screenshoot instagram/@motogp)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Pemerintah terus memburu para WP(wajib pajak) yang memiliki penghasilan fantastis tidak terkecuali profesi pawang hujan.

Kementerian Keuangan menyatakan bahwa jasa pawang hujan termasuk ke dalam terutang pajak. Oleh karena itu, mereka juga harus melaporkan perhitungan penghasilan di Surat Pemberitahunan (SPT).

Hal tersebut di diungkapkan langsung oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo dalam akun twitternya, yang dikutip Selasa (22/3/2022).

Yustinus menjelaskan pemberi kerja yang wajib memotong PPh Pasal 21 adalah pemberi kerja wajib pajak (WP) badan atau orang pribadi yang menurut undang-undang wajib menjadi pemotong.

Baca Juga: Hilang Kesabaran, MU Jadi Jual Harry Maguire di Akhir Musim!

"Jasa Pawang Hujan terutang pajak? Jelas dong. Pihak pemberi kerja wajib memotong PPh Pasal 21 dan sang Pawang melaporkan penghitungan penghasilan di SPT Tahunan," ujar Yustinus.

Yustinus juga mengingatkan bahwa batas akhir pelaporan SPT yakni pada 31 Maret 2022.

"Info lengkap kontak @DitjenPajakRI. Jangan lupa batas akhir penyampaian SPT 31 Maret 2022. Lebih awal, lebih nyaman," tuturnya lagi.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tahun Politik

Selasa, 7 Februari 2023 | 21:54 WIB
X