Kementerian ESDM Didemo AMLN, Didesak Untuk Stop IUP Tan Paulin

- Kamis, 24 Maret 2022 | 19:10 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lingkar Nusantara (AMLN) melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar Kementerian ESDM segera memeriksa IUP OP yang digunakan seseorang  yang diduga menjalankan aktivitas pertambangan ilegal di Kalimantan Timur.

Selain itu, massa aksi juga meminta Kementerian ESDM untuk melakukan Pemeriksaan di lapangan semua berkas IUP yang digunakan untuk mengangkut Batu Bara.

 "  Orang tersebut tidak melakukan aktivitas pertambangan di lokasi IUP OP yang dimiliki tetapi mengambil batu bara di lokasi ilegal atau koridor dan meminjam dokumen dari pemilik IUP yang lain agar seolah olah legal," kata Yeriko sebagai koordinator aksi di depan Kementerian ESDM, Kamis (24/3/2022) .

Baca Juga: Kapolri Pastikan Ketersediaan Minyak Curah dan Sembako Jelang Ramadhan Tercukupi

Padahal, sambung Yeriko, dalam rapat yang dilakukan oleh DPR RI saat dengar pendapat dengan Kementerian ESDM terkait pengelolaan dan perizinan aktivitas pertambangan batubara di Kalimantan.

Mereka menyebutkan banyak terjadi pertambangan ilegal dan dikuasai oleh seorang pengusaha yang disebut tidak tersentuh hukum tersebut.

"Dalam rapat tersebut dikatakan bahwa produksi dari usaha batubara tersebut sebanyak 1 juta ton perbulan tetapi tidak ada laporan ke DPR terkait aktivitas pertambangan tersebut.

Baca Juga: Ramadhan 2022 Datang, KlikFilm Hadirkan Film Tuhan Minta Duit dan Pulang

Aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh seseorang itu  adalah aktivitas ilegal dimana yang bersangkutan  memiliki beberapa Izin Usaha Pertambangan (IUP) salah satunya adalah PT.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:09 WIB

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB
X