Kurangi Plastik, Unilever Indonesia Gandeng QYOS Hadirkan Refill Station

- Senin, 28 Maret 2022 | 21:47 WIB
Dokumentasi (Dokumentasi)
Dokumentasi (Dokumentasi)



JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, PT Unilever Indonesia, Tbk. terus berinovasi menghadirkan pilihan belanja yang lebih ramah lingkungan bagi konsumen. Baru-baru ini, Unilever Indonesia berkolaborasi dengan QYOS menghadirkan refill station di dua lokasi strategis yang ramai pengunjung yaitu di Apartemen Kalibata City, Jakarta, dan Pasar Modern BSD, Tangerang. Keduanya menyediakan isi ulang produk perawatan rumah tangga favorit keluarga yaitu Rinso dan Sunlight.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menyebutkan bahwa total sampah nasional pada 2021 meningkat menjadi 68,5 juta ton. Mirisnya lagi, dari jumlah tersebut, timbunan sampah plastik merangkak naik dari 11% di 2010 menjadi 17% di 2021 (sekitar 11,6 juta ton).

Head of Sustainable Environment Unilever Indonesia Foundation Maya Tamimi menjelaskan Unilever berkomitmen untuk membangun planet yang lebih lestari. Komitmen tersebut diterapkan dari hulu ke hilir melalui serangkaian inovasi produk, kemitraan dengan berbagai pihak, serta program-program yang secara konsisten melibatkan partisipasi masyarakat dan konsumen.

"Upaya ini sejalan dengan strategi besar perusahaan yaitu ‘The Unilever Compass’, untuk terus menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab," ungkap dia, Senin, 28 Maret 2022.

Sebagai komitmen di hulu rantai bisnis, Unilever Indonesia terus melakukan sejumlah terobosan Less Plastic, Better Plastic, dan No Plastic agar tersedia pilihan produk dengan kemasan yang lebih bijak dalam penggunaan plastik. Di antaranya Less Plastic dengan menggunakan pendekatan teknologi material serta optimasi ukuran kemasan untuk mengurangi penggunaan plastik. Lalu, Better Plastic dengan menggunakan plastik hasil daur ulang atau kemasan yang dapat di daur ulang hingga No Plastic dengan memberikan pilihan berbelanja produk tanpa penggunaan kemasan plastik.

“Kolaborasi bersama QYOS untuk menyediakan alternatif berbelanja sambil mengurangi penggunaan kemasan plastik kepada konsumen melalui refill station merupakan langkah nyata kami pada sisi hulu, khususnya ‘No Plastic’, dan tengah rantai bisnis kami untuk turut mengedukasi masyarakat sembari mendorong partisipasi aktif mereka,” lanjut Maya.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Ini Sejumlah Tips Buat Seller Tokopedia Biar Laris Manis

QYOS sendiri merupakan startup berbasis digital yang berdiri pada tahun 2020, yang kini telah resmi memiliki tujuh stasiun refill otomatis – dua di antaranya merupakan kolaborasi dengan Unilever Indonesia – yang didukung mesin canggih dengan sistem antarmuka dari Algramo, perusahaan teknologi isi ulang ramah lingkungan asal Chile.

Kolaborasi bersama Qyos telah dimulai sejak penghujung 2021 di Apartemen Kalibata City dan berhasil mendapatkan respons yang sangat positif dari konsumen. Untuk mengajak lebih banyak masyarakat, pada awal Maret ini, Unilever Indonesia menambah satu lagi titik refill station Qyos di salah satu destinasi belanja utama di wilayah Tangerang Selatan, yaitu di Pasar Modern BSD.

CEO dan co-founder QYOS Fazrin Rahman mengungkapkan sama halnya dengan Unilever Indonesia, pihaknya percaya penumpukan sampah plastik dapat dihindari melalui hal sederhana, yaitu dengan mengubah cara kita berbelanja.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:09 WIB

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB
X