PLN & 10 Mitra Pabrik Fashion Brand Sohor asal Swedia Sepakati Penggunaan REC

- Rabu, 13 April 2022 | 11:40 WIB

 


BANDUNG jakarta.suaramerdeka.com - Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di kalangan pelaku industri lewat layanan sertifikat energi terbarukan (renewable energy certificate) terus didorong.

Termutakhir, 10 mitra pabrik fashion brand terkemuka asal Swedia, H&M Group yang sebagian besar beroperasi di Jabar melakukan pembelian REC tersebut dengan PLN.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Agung Nugraha, melalui layanan REC itu, sepuluh mitra pabrik itu menggunakan sekitar 60.000 MWh listrik berbasis EBT hingga 2026.

Langkah itu melengkapi pemanfaatan serupa sebelumnya yang sudah dilakukan kalangan industri lainnya.

Baca Juga: Tiba di Cirebon, Presiden Akan Bagikan Bansos Hingga Resmikan Infrastruktur di Jabar dan Jateng

"Sepanjang tahun 2021 hingga Maret 2022, hampir 92.000 MWh energi terbarukan telah dialihkan kepemilikannya kepada sejumlah pelanggan PLN UID Jabar melalui pembelian REC," katanya dalam keterangan yang diterima Rabu (13/4/2022).

Dia pun berharap kerja sama tersebut bisa berkembang. “Makin banyak factory partners H&M yang akan bergabung bersama PLN, sebagai bentuk upaya kolektif kita dalam mendukung transisi energi berkelanjutan yang lebih bersih,” kata Agung Nugraha.

Executive Vice President Retail PLN Regional Jawa Madura Bali, Abdul Farid menambahkan kerjasama tersebut bisa ambil bagian dalam upaya menekan emisi karbon dunia.

Baca Juga: Baznas Jabar Targetkan Pengumpulan Zakat Rp 1,6 Triliun

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Industri Event Miliki Potensi yang Sangat Besar

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:45 WIB

Erick Thohir: BUMN Terus Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:38 WIB
X