Penguatan ASEAN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:38 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Dato Seri Mohamed Azmin Ali di Washington D.C, Amerika Serikat. (Biro Humas Kemendag)
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, Dato Seri Mohamed Azmin Ali di Washington D.C, Amerika Serikat. (Biro Humas Kemendag)

WASHINGTON DC, suaramerdeka-jakarta.com - Penguatan ASEAN merupakan kunci dari pertumbuhan ekonomi kawasan. Selain itu, rantai pasok di ASEAN akan sangat terganggu di masa mendatang, bila tidak segera merespon berbagai perkembangan situasi ekonomi dunia yang terjadi dewasa ini.

ASEAN perlu segera mengambil aksi nyata untuk memperkuat posisi sentralitas, melalui berbagai inisiatif berbasis proyek. Selain itu merevitalisasi ASEAN sebagai basis produksi dalam penguatan rantai pasok ekonomi di kawasan,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam keterangan tertulis Kementerian Perdagangan yang diterima jakarta.suaramerdeka.com, Sabtu (14/5).

Penegasan tersebut disampaikannya di hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) khusus ASEAN-Amerika Serikat. Yakni usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Kamboja Pan Sorasak dan Menteri Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia Dato' Seri Mohamed Azmin Ali.

“Penguatan ekonomi harus berasal dari dalam ASEAN. ASEAN memiliki berbagai dalam isiatif bersama yang perlu direvitalisasi,” ujarnya.

Antara lain seperti proyek pupuk Aceh ASEAN, proyek Urea ASEAN di Malaysia, proyek fabrikasi tembaga ASEAN di Filipina, proyek abu soda garam batu di Thailand, serta proyek vaksin ASEAN di Singapura.

“Untuk itu, ASEAN perlu meningkatkan proyek-proyek serupa di masa mendatang. Sehingga dapat memperkuat ketangguhan ASEAN terhadap berbagai agenda atau kebijakan negara lain, yang dapat mengganggu rantai pasok di kawasan,” tandasnya.

Pandangan Lutfi tersebut mendapat tanggapan positif dari Sorasak dan Azmin yang juga berpandangan sama. Sorasak selaku Ketua ASEAN Economic Ministers (AEM) tahun ini, menegaskan akan mendukung pelaksanaan AEM Special Meeting yang akan dilaksanakan di Bali.

“Selain itu, akan mengupayakan terbentuknya kesepakatan yang lebih konkrit dari seluruh Menteri Ekonomi ASEAN. Khususnya dalam merespon perkembangan ekonomi global saat ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Lutfi juga menyebutkan bahwa pertemuan bilateral membahas rangkaian pertemuan spesial AEM. Rencananya, AEM akan dilaksanakan pada 17—18 Mei 2022 mendatang di Bali, Indonesia.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Upods Indonesia Luncurkan Produk Terbaru

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:53 WIB

Citilink Perkuat Konektivitas di Barat Indonesia

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:43 WIB

Len Garap Sistem Persinyalan Kereta di Filipina

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:27 WIB
X