LPS Dukung Tri Hita Karana Forum Untuk Climate Action dan Pendanaan SDG's

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 10:21 WIB
Tri Hita Karana (THK) Forum, pada gelaran G20 November.  Acara ini diharapkan bisa merealisasikan berbagai komitmen multi pihak, untuk mendukung climate action  (Foto: Dokumentasi Humas LPS)
Tri Hita Karana (THK) Forum, pada gelaran G20 November. Acara ini diharapkan bisa merealisasikan berbagai komitmen multi pihak, untuk mendukung climate action (Foto: Dokumentasi Humas LPS)

 

BALI,suaramerdeka-jakarta.com-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) , Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) serta Yayasan Tri Hita Karana akan menyelenggarakan Tri Hita Karana (THK) Forum, pada gelaran G20 November.

Acara ini diharapkan bisa merealisasikan berbagai komitmen multi pihak, untuk mendukung climate action sekaligus mengisi gap pendanaan untuk implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) di negara berkembang.  

"LPS bersama Kemenko Marves membantu mengkoordinasikan, mempersiapkan substansi dan teknis persiapan,  agar THK forum lebih siap dan sukses pada November nanti.

Ada dua jenis deliverables, yang pertama key launches dan ke 2 investment outcome," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa pada rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menko Kemaritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Sanur, Bali pada hari Jumat (10/6/2022).  

Baca Juga: Kemenhub Gelar Program Padat Karya di Gunung Kidul    

Menko Luhut mengatakan pada rangkaian kunjungannya ke Jerman bulan lalu, ia mendapat respon positif atas komitmen dan langkah-langkah konkret yang telah diambil pemerintah guna menyiapkan energi transisi dalam mencapai target net zero emission pada tahun 2060, termasuk Global Blended Finance.    

"Global Blended Finance ini menarik. makin banyak pihak yang memahami bahwa negara-negara berkembang sangat membutuhkan Global Blended Finance ini.

"THK forum juga bisa menjadi kesempatan untuk mendorong komitmen negara-negara anggota G7 yang telah meluncurkan pendirian wadah kerjasama Internasional yang terbuka bagi negara-negara non G7 yakni Climate Club," kata Menko Luhut.      

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Dorong Kaum Muda Minati Investasi

Senin, 3 Oktober 2022 | 20:16 WIB

Energi Terbarukan Tingkatkan Nilai Kompetitif

Senin, 3 Oktober 2022 | 16:38 WIB

Ketika Kopi Bersemi di Cibulao

Senin, 3 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Bank Muamalat Biayai Proyek Bus Listrik PT INKA

Senin, 3 Oktober 2022 | 03:52 WIB

Importir Kedelai Amerika akan Terima Sertifikat SSAP

Minggu, 2 Oktober 2022 | 15:42 WIB
X