Pelanggan Bisnis dan Industri PLN, Tak Terdampak Penyesuaian Tarif, Ini Daftarnya

- Jumat, 17 Juni 2022 | 14:11 WIB

JAKARTA, jakarta.suaramerdeka.com -- PT PLN (Persero) memastikan tidak ada penyesuaian tarif listrik bagi seluruh pelanggan industri dan bisnis.

Pasalnya, operator plat merah itu mempertimbangkan pula kondisi pandemi Pandemi Covid-19 terutama dalam menjaga aktivitas sektor industri dan bisnis supaya tetap kokoh menopang perekonomian nasional.

"Arahan Presiden jelas, tidak ada perubahan bagi tarif listrik untuk industri dan bisnis dalam skala daya apa pun yang terpasang. Ini bentuk kepedulian pemerintah agar ekonomi nasional yang ditopang industri dan bisnis bisa tetap berjalan dengan sangat kokoh," tutur Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangannya, Jumat (17/6/2022).

Menurut dia, kebijakan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa negara hadir dalam menjaga pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah Batubara PLTU Ropa, PLN Lakukan Rehab Terhadap Asrama Kodim Sikka

Vice President Komunikasi Korporat PLN, Gregorius Adi Trianto menambahkan bahwa ada dua sektor yang terbagi atas beberapa golongan yang menjadi atensi mereka.

Dalam sektor bisnis misalnya, itu bisa terbagi atas B1 hingga B3. Pelanggan B1 adalah pemilik ruko, toko, maupun bangunan yang dijadikan tempat usaha, dengan daya di bawah 6.600 Volt Ampere (VA).

Pelanggan B1 masuk dalam kategori pelanggan yang menerima subsidi listrik dari pemerintah. Sedangkan untuk B2 hingga B3 adalah sektor bisnis besar yang mencakup ranah retail dengan daya mulai 6.600 VA hingga di atas 200 kilo Volt Ampere (kVA).

Baca Juga: PLN Resmi Menaikkan Tarif Listrik Golongan 3.500 VA per 1 Juli 2022

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB

PT DEP Gelar National Convention Ke-4.

Senin, 5 Desember 2022 | 10:27 WIB
X