Peserta "ICEFF 2022" Maksimalkan Tahapan _Bootcamp_ dan _Pitching_ untuk Gaet Investor

- Minggu, 17 Juli 2022 | 20:29 WIB
Peserta "ICEFF 2022"
Peserta "ICEFF 2022"



JAKARTA.suaramerdeka-Jakarta.com - Peserta pelaku ekonomi kreatif didorong agar memaksimalkan tahapan _bootcamp_ dan _pitching_ program "Islamic Creative Economy Funder Fund (ICEFF)" sehingga dapat menjalin kemitraan dengan investor maupun lembaga pendanaan syariah guna pengembangan usaha.

"Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2022" merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya industri halal di subsektor kuliner, kriya, aplikasi, dan _modest fashion_ untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari lembaga keuangan dan pemodal dalam mengembangkan bisnis.

Direktur Akses Pembiayaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), Hanifah, saat membuka kegiatan _bootcamp_ dan _pitching_ program "ICEFF 2022" di Four Point, Surabaya, Sabtu (16/7/2022), mengatakan Kemenparekraf melalui Direktorat Akses Pembiayaan tidak hanya memfasilitasi pelaku ekraf agar mendapatkan akses pembiayaan, namun juga dibekali ilmu dalam dalam menggaet investor.

Baca Juga: Literasi Digital Sangat Penting di Tengah Derasnya Media Sosial.

“Jadi peserta akan mendapat edukasi dan simulasi dalam mempersiapkan _pitching_ serta kesempatan _pitching_ di depan lembaga pendanaan syariah dan investor,” kata Hanifah.

Program _bootcamp_ dan _pitching_ ini sebelumnya telah dilaksanakan di kota Bandung yang diikuti 30 pelaku ekraf dari 4 subsektor, yakni fesyen, kuliner, kriya, dan aplikasi. Kini dilanjutkan di kota Surabaya yang berlangsung pada 16-17 Juli 2022 dan diikuti 30 pelaku ekraf, yang terdiri dari 19 subsektor kuliner, 4 kriya, 5 _modest fasyen_, dan 2 aplikasi.

"Saya mengucapkan selamat dan _good luck_ kepada 30 peserta yang terpilih mengikuti _bootcamp_ dan _pitching_ di kota Surabaya. Hari ini kita diajari bagaimana mengelola bisnis, bagaimana membuat proyeksi ke depannya, bagaimana menghitung kebutuhan anggaran investasi, karena banyak sekali pelaku usaha kita yang mesti ditanya. Jadi, saya harapkan _bootcamp_ dan _pitching_ hari ini bisa dimaksimalkan, jangan ragu untuk bertanya agar mendapatkan realisasi permodalan untuk memajukan usahanya," kata Hanifah.

Baca Juga: Permintaan Tensi Tekanan Darah Jemaah Turun

Hanifah juga mendorong para peserta agar memanfaatkan digitalisasi dalam pengelolaan keuangan, sehingga bisa tercatat dengan rapi dalam pembuatan laporan keuangan.

"_Going digital_ itu penting. _Going digital_ di sini bukan hanya Bapak Ibu menjual produknya di _marketplace_, tapi bagaimana Bapak ibu menggunakan pembayaran secara _cashless_, secara digital, karena menggunakan pembayaran digital itu, pemasukan otomatis tercatat, kalau masih _cash_ kan bisa lupa. Kalau sudah digital pasti tercatat. Kemudian nanti dari digital itu bisa diolah menjadi laporan keuangan,” kata Hanifah.

Koordinator Perbankan Kemenparekraf/Baparekraf, Mugiyanto mengatakan, total terdapat 223 pelaku usaha yang mendaftar melalui website. Namun setelah dilakukan kurasi, diputuskan 30 pelaku ekonomi kreatif yang berhak mengikuti _bootcamp_ serta _pitching_ program dalam “ICEFF 2022” di Surabaya.

Baca Juga: Keputusan Kemenag terhadap Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah Bikin Bingung

“Kami berharap peserta bisa memanfaatkan dan menyimak tips dan trik yang disampaikan narasumber sebagai masukan sebagai untuk tahapan _pitching_ besok,” kata Mugiyanto.
***

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Grand Opening Depo Bangunan Ke 12 Kota Medan

Minggu, 13 November 2022 | 17:02 WIB

KB Bukopin Serahkan 4 Unit Mobil Listrik ke Nasabah

Jumat, 11 November 2022 | 17:14 WIB

Akbar Djohan Raih Penghargaan BILA 2022

Rabu, 9 November 2022 | 12:55 WIB

Industri Properti Menunjukkan Tren Positif.

Selasa, 8 November 2022 | 11:47 WIB
X