MEDS: Peluang industri Alat Kesehatan Sangat Menjanjikan

- Selasa, 26 Juli 2022 | 11:20 WIB
Tato Suprapto Basir selaku komisaris independen PT Hetzer Medikal Indonesia Tbk  mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar untuk industri alat kesehatan Indonesia saat ini adalah dominasi produk alat kesehatan impor.  (Screenshoot instagram/@evomask.jkt)
Tato Suprapto Basir selaku komisaris independen PT Hetzer Medikal Indonesia Tbk mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar untuk industri alat kesehatan Indonesia saat ini adalah dominasi produk alat kesehatan impor. (Screenshoot instagram/@evomask.jkt)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Keberadaan 3.100 rumah sakit & sekitar 10.000 puskesmas dan klinik, menjadikan Indonesia memiliki potensi tersembunyi untuk pasar alat kesehatan.

Sebagaimana diketahui, alat kesehatan merupakan salah satu komponen terbesar dalam biaya kesehatan selain obat.

Jika alat-alat kesehatan dapat diproduksi secara mandiri oleh perusahaan dalam negeri, maka biaya pengobatan di Indonesia dapat menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan kesadaran masyarakat Indonesia atas kualitas kesehatan, pertumbuhan industri alat kesehatan diperkirakan sebesar 10%-15% setiap tahunnya.

Baca Juga: Setelah Vakum Dua Tahun, Festival Akuatik 2022 Kembali Digelar

Nilai pasar alat kesehatan di Indonesia diperkirakan telah tumbuh dari sekitar Rp65 triliun di tahun 2016 hingga menjadi Rp85 triliun di tahun 2020, dan sekitar Rp94 triliun pada tahun 2021.

Pemerintah sendiri menargetkan perusahaan dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan alat kesehatan Indonesia hingga 30% pada 2030, dimana saat ini masih hanya sebesar 7%.

Tato Suprapto Basir selaku komisaris independen PT Hetzer Medikal Indonesia Tbk  mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar untuk industri alat kesehatan Indonesia saat ini adalah dominasi produk alat kesehatan impor.

"Berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2022, pemerintah telah mendorong penggunaan produk dalam negeri sehingga menjadi sebuah kesempatan yang sangat baik untuk berbagai industri, termasuk industri alat kesehatan untuk dapat memenuhi peningkatan penggunaan produk dalam negeri,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Ikuti Kejayaan Kopi, Kampanye Teh Mulai Diseriusi

Jumat, 30 September 2022 | 14:08 WIB
X