Pertumbuhan Ekonomi Triwulan Kedua Positif, Kuncinya Mobilitas Masyarakat Dilonggarkan

Budi Nugraha
- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:42 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Bank Indonesia Jabar mencatat bahwa perekonomian provinsi tetangga Jateng itu pada triwulan II 2022 turnbuh sebesar 5,68 persen (yoy), atau meningkat dari triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,61 persen (yoy).

Meskipun pertumbuhannya relatif terbatas, Jabar dianggap rnarnpu rnencatatkan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,44 persen (yoy) pada periode April-Juni itu.

Menurut Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jabar, Bambang Pramono, kondisi tersebut sejalan dengan perkiraan sebelumnya bahwa peningkatan mobilitas masyarakat berdampak positif pada permintaan domestik, di samping adanya momentum Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2022.

"Perbaikan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2022 terlihat baik di sisi pengeluaran rnaupun sektoral. Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan terbesar berasal dari ekspor tetap tumbuh positif dan konsumsi rumah tangga yang meningkat tinggi," katanya dalam keterangannya, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing Global, Kominfo Dorong Pelaku UMKM Papua Masuk ke Ekosistem Digital

Dijelaskan, untuk ekspor tercatat tumbuh sebesar 13,44 persen (yoy), meskipun tidak setinggi triwulan I 2022 seiring dengan termoderasinya permintaan global akibat eskalasi tensi geopolitik Rusia-Ukraina dan potensi risiko global yang mulai termaterialisasi.

Sernentara untuk konsurnsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,89 persen (yoy), dari sebelurnnya hanya tumbuh 2,52 persen (yoy). Pelonggaran aturan mendorong tingginya mobilitas masyarakat terutama pada saat rnudik lebaran. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa Jawa Barat merupakan provinsi ketiga dengan jumlah pernudik terbanyak di Indonesia.

"Tidak hanya itu, fenomena mudik lebaran juga rnendorong bangkitnya perekonomian berbagai daerah di Jawa Barat yang sebagian besar menjadi jalur mudik, baik jalur Pantai Utara maupun Pantai Selatan," jelas Bambang Pramono.

Dari sisi sektoral, imbuhnya, sumber pertumbuhan ekonomi triwulan II 2022 terutarna berasal dari lapangan usaha (LU) industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, serta penyediaan akomodasi dan mamin.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transaksi Perdagangan Digital Tumbuh Lebih 50 Persen

Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:22 WIB

LPDB-KUMKM bantu Pengembangan Usaha untuk Koperasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:08 WIB

LPDB-KUMKM Salurkan Dana Bergulir Untuk 5 Koperasi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:53 WIB

Perkuat Ekosistem Cashless, BNI Gandeng Indomaret

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:51 WIB

Rayakan Kemerdekaan, MR.DIY Buka Toko ke-400

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:57 WIB
X