SimInvest Peduli Kesehatan Mental Keuangan Generasi Muda

- Senin, 8 Agustus 2022 | 07:35 WIB
Webinar Siminvest
Webinar Siminvest

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Keuangan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi rasa cemas dan khawatir. Di balik keuangan yang sehat, terdapat mental yang kuat adalah idiom yang menggambarkan hubungan sebab dan akibat antara kondisi finansial dan psikologi manusia. Keterhubungan antara pengelolaan keuangan dan kesehatan ini membuat SimInvest sebagai brand aplikasi investasi saham online dari Sinarmas Sekuritas berkolaborasi dengan Satu Persen, sebagai salah satu Startup Pendidikan Pengembangan Diri dan Mental di Indonesia. 
 
Ike Widiawati, Deputy Head of Research Sinarmas Sekuritas mengatakan bahwa kesalahan banyak orang berhutang memenuhi gaya hidup.
 
"Padahal hutang yang sehat adalah hutang produktif, salah satunya seperti KPR karena hutang jangka panjang dengan bunga fix atau floating dalam tahap rendah serta memiliki aset kepemilikan. Kesulitan membedakan gengsi dan kebutuhan menyebabkan kesulitan dalam pengaturan keuangan yang pada akhirnya menimbulkan buruknya kesehatan mental," jelasnya dalam webinar bertajuk “Start Investing, Create Positive Living” yang berlangsung pada Jumat 5 Agustus 2022.
 
 
Webinar tersebut juga dihadiri oleh puluhan anak muda profil generasi Millennial dan Z sebagai investor pemula di pasar saham. Mereka menunjukkan semangat dan antusiasme dalam webinar dengan langsung bertanya kepada psikolog Satu Persen serta para ahli dan analis Sinarmas Sekuritas

Sementara itu, Psikolog Satu Persen, Diah Nurayu menjelaskan kondisi psikologis juga turut mempengaruhi produktivitas hingga perilaku ekonomi seseorang, “Saat awal pandemi, kita melihat banyak perilaku panic buying karena sangat khawatir terhadap hal-hal yang terjadi di masa depan. Kalau kesehatan mental kita baik, kita bisa meregulasi emosi dengan bagus, maka kita akan mencapai produktivitas yang prima,” ujar Diah Rahayu.

Menurut Business Development Manager Sinarmas Sekuritas, Sandy Afriliando Putra, lima dari satu orang tidak nyenyak tidur karena masalah keuangan, sehingga perencanaan keuangan diperlukan sebagai salah satu bentuk persiapan masa depan. Ia menekankan bahwa perencanaan penting sekali untuk meminimalisir ketidakpastian.
 
 
"Investasi menjadi salah satu instrumen pengelolaan keuangan menuju kebebasan finansial yang membutuhkan kondisi psikologis yang kuat. Dibutuhkan kesabaran dalam berinvestasi. Jika kita disiplin (berinvestasi), maka kita akan bisa mencapai kebebasan finansial, sehingga terbebas dari stres finansial, dan SimInvest bisa menjadi aplikasi terbaik bagi generasi muda untuk memulai investasi," kata Sandy.

Acara SimInvestival memang sudah secara rutin digelar untuk mengedukasi generasi muda Indonesia terkait keuangan dan investasi menuju masa depan finansial yang lebih baik. Di akhir acara, para peserta diberikan modal investasi dalam bentuk Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk bertransaksi di SimInvest. (nd)

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulasan Pasar Saham SEEKING ALPHA – AGUSTUS 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:09 WIB

Bank Berkapasitas Global, Ini Strategi BNI

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Aset Kripto Milik LINE, LINK Terdaftar di MEXC

Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:32 WIB

Perkuat Ekosistem Cashless, BNI Gandeng Indomaret

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:51 WIB
X