Memahami Glokalisasi: 6 Strategi Membawa Brand Lokal ke Pasar Internasional ala Hypefast

- Senin, 8 Agustus 2022 | 09:51 WIB
Kantor Hypefast
Kantor Hypefast

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Glokalisasi merupakan leburan dari dua istilah yakni “globalisasi” dan “lokalisasi”. Singkatnya, makna kata Glokalisasi adalah strategi sebuah perusahaan untuk masuk ke dalam pasar baru dengan memodifikasi sedikit produk atau layanannya untuk menjadi relevan dengan masyarakat setempat dan menyesuaikan diri dengan budaya dan hukum yang berlaku di daerah tersebut agar produk global tersebut diterima oleh konsumen lokal.

Salah satu strategi yang tersedia adalah kolaborasi antara brand lokal asal Indonesia dengan Hypefast, tech-based house of  brands yang bertujuan membantu mendorong brand lokal untuk terus tumbuh ke level berikutnya hingga dapat menjajaki pasar Internasional. Hypefast tidak hanya memberikan suntikan permodalan, namun juga tim ahli serta ekosistem ritel yang terintegrasi, salah satunya adalah toko multi-brand, Buiboo.

Mengusung konsep toko ritel modern yang menaungi beberapa brand lokal Indonesia seperti BohoPanna, BonnelsSabine and Heem, dan Soleram, Buiboo menembus pasar Singapura dengan berpartisipasi di Mummy Market Baby Fair 2022, pameran produk ibu dan anak terbesar di Asia Tenggara, pada 30 Juni - 3 Juli 2022 lalu.

Baca Juga: Inilah Hasil Lengkap, Klasemen dan Top Skor BRI Liga 1 Hingga Pekan Ketiga

Itulah beberapa strategi Hypefast dalam menumbuhkembangkan brand lokal. Di samping itu, masih ada beberapa strategi lainnya dari Hypefast untuk brand lokal yang juga ingin membawa bisnisnya ke kancah internasional, seperti:

  • Pilih target pasar dan tentukan strategi untuk menjangkaunya

Produk yang baik perlu menargetkan pangsa pasar yang tepat. Hal ini akan memudahkan eksekusi strategi pemasaran yang ada serta memastikan penggunaan sumber daya yang dimiliki seperti waktu, biaya, dan tenaga menjadi lebih efisien. Selain itu, brand juga perlu mengikuti acara yang sesuai dengan segmentasi pasar. Seperti contohnya, jika produk kita ingin dikenal oleh segmen anak muda, brand bisa berpartisipasi dalam acara konser musik, pameran, atau acara networking lainnya.

  • Membangun hubungan baik dengan pelanggan

Pelanggan merupakan jantung dari brand, sehingga dibutuhkan upaya untuk membangun ikatan yang baik dengan pelanggan, terutama dalam mendengar dan menanggapi masukan dari mereka. Pelanggan yang mendapatkan respons positif dan didengar baik akan memiliki kedekatan personal dengan brand. Hal ini akan membuat brand memiliki citra positif dengan customers experience yang baik, sehingga membangun customer loyalty terhadap brand.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Brigadir Ricky Rizal Ajudan Putri Candrawathi Tersangka Baru Kasus Brigadir J

  • Pastikan stabilitas keuangan bisnis

Brand akan menghadapi tantangan baru saat memasuki pasar baru, terutama dalam memahami dan menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Tantangan baru ini tidak menutupi aspek finansial yang harus dipersiapkan secara matang dan brand harus dapat mengambil langkah antisipasi agar rencana untuk membawa brand ke ranah global tidak berujung pada kerugian. 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Partisipasi PPI Dalam Pameran Pasar Kopi di Eropa

Senin, 5 September 2022 | 22:25 WIB

Bos Lippo Beri Jalan Agar Sektor Properti Bangkit

Senin, 5 September 2022 | 14:51 WIB
X