IKM Indonesia Mampu Serap Tenaga Kerja Hingga 18,64 Juta Orang

- Senin, 8 Agustus 2022 | 21:20 WIB
Diskusi daring bertema Upakarti, Menguatkan Industri Kecil dan Menengah Indonesia yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) pada Senin (8/8/2022). (FMB9)
Diskusi daring bertema Upakarti, Menguatkan Industri Kecil dan Menengah Indonesia yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) pada Senin (8/8/2022). (FMB9)

JAKARTA- Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia hingga saat ini mencapai sekitar 4,4 juta.

Dengan total tersebut, sektor ini mampu menyerap sebanyak 18,64 juta tenaga kerja.

Hal ini disampaikan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Reni Yanita dalam diskusi bertema: “Upakarti, Menguatkan Industri Kecil dan Menengah Indonesia” yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) pada Senin (8/8/2022).

Baca Juga: Timsus Polri Akan Umumkan Tersangka Baru Kasus Kematian Brigadir J

Jika melihat peta dan potensi serta kekuatan, lebih lanjut Reni menjelaskan, hampir 99,7 persen dari total unit usaha industri yang menggerakan roda perekonomian Indonesia merupakan skala kecil dan menengah.

"Jadi kalau melihat peta seperti itu, pastinya memang IKM ini kan bagian dari industri manufaktur yang sampai dengan triwulan II 2022 ini, tetap memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB kita," papar Reni.

Bahkan, hampir 17,84 persen pemasukan terhadap PDB (pendapatan domestik bruto-red) berasal dari industri manufaktur yang merupakan unit IKM.

Baca Juga: Anthony Susanto Jumpa Petenis Jepang di Final Kualifikasi Turnamen AMMAN International Tennis Champhionships

"Nah, kemudian kita juga melihat persebarannya. Persebaran IKM dengan jumlah 4,4 juta itu memang masih hampir 62,21 persennya ada di pulau Jawa. Kita melihat konsentrasi terbesar ada di provinsi Jawa Tengah, kemudian Jawa Timur dan Jawa Barat," ujar Reni.

Menurut Reni, Kemenperin melalaui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka terus berupaya meningkatkan kapasitas bisnis IKM dengan melakukan pendampingan secara intensif.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Industri Dalam Negeri Hadapi Tantangan Baru

Jumat, 23 September 2022 | 19:51 WIB

Kolaborasi Antar Lembaga Transportasi Mendukung LRT

Jumat, 23 September 2022 | 16:03 WIB
X