Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:07 WIB
Ilustrasi pemulihan ekonomi (Geralt / Pixabay)
Ilustrasi pemulihan ekonomi (Geralt / Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Pemerintah hatus menguatkan daya beli masyarakat, untuk menjaga perkonomian Indonesia. Sebelumnya, hal itu tidak dimasukkan dalam kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada UU 2/2020.

"Dimana di sana lebih banyak ke mekanisme banking system dan lain-lain. Namun ternyata yang lebih banyak membantu adalah dana bantuan sosial," kata Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi (AKSES) Indonesia Suroto di Jakarta, Selasa (9/8)

Menurutnya, hal itu terkait dengan berakhirnya anggaran PEN pada 2022. Keputusan itu diambil pemerintah seiring melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air dan membaiknya ekonomi nasional.

"Pondasi ekonomi Indonesia terletak pada konsumsi domestik. Oleh sebab itu, yang patut dilakukan adalah menjaga keberlangsungan dan keberadaan sisi permintaan domestik," ujarnya.

Yang mana hal itu terkait erat dengan daya beli masyarakat. Karena ketika 60 persen - 70 persen pondasi ekonomi adalah konsumsi, maka otomatis yang perlu diselamatkan adalah demand side atau daya belinya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, realisasi dana PEN tahun ini tidak akan terserap optimal. Mengingat kasus pandemi Covid-19 tahun ini lebih terkendali dari sebelumnya.

"Penyerapan dana PEN sektor kesehatan tidak akan optimal. Itu karena kasus Covid-19 ini relatif sudah terkendali," tandasnya.

Sektor Lain
Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, anggaran PEN untuk sektor kesehatan akan direlokasi ke sektor lain. Salah satunya untuk mendukung sektor produktif, semisal bantuan sosial dalam program PEN.

Selain PEN, pemerintah memiliki program Bantuan Sosial. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa anggaran perlindungan sosial pada tahun 2023 akan mencapai Rp 432,2 triliun hingga Rp 441,3 triliun.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Industri Dalam Negeri Hadapi Tantangan Baru

Jumat, 23 September 2022 | 19:51 WIB

Kolaborasi Antar Lembaga Transportasi Mendukung LRT

Jumat, 23 September 2022 | 16:03 WIB
X