Disperindag Jabar Garap Eksportir Milenial, Genjot Daya Saing Global-Kualitas Ekspor Meningkat

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:08 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Di sepanjang 2022, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar) membina sedikitnya 343 pelaku usaha potensi ekspor yang berasal dari kabupaten dan kota.

Komoditas yang jadi garapan ratusan pelaku usaha itu di antaranya kopi, olahan makanan dan minuman, fashion, serta kriya.

"Makin banyak jumlah new eksportir UKM dan IKM kita, makin positif terutama dari sisi penyerapan tenaga kerja, berbanding lurus pula dengan makin meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat, ujungnya berpengaruh pada percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Jabar," kata Kepala Disperindag Jabar, Iendra Sofyan dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Dari jumlah ratusan eksportir itu, Iendra Sofyan menyebut kebanyakan berasal dari program eksportir milenial yang jadi atensi Ridwan Kamil.

Baca Juga: Produk UKM Indonesia Dipasarkan Melalui Flatform Digital

Kegiatan itu merupakan pembinaan yang diberikan bagi pelaku usaha yang berorientasi ekspor dengan rentang usia sesuai konsep milenial di Jabar.

Atensi terhadap kiprah milenial itu tak terlepas dari proporsi penduduk provinsi tetangga Jateng itu. Proporsinya mencapai 26,07 persen setara 12,5 juta. Belum lagi generasi Z, porsinya lebih besar 26,88 persen (13,3 juta jiwa).

Terlebih, Jabar selama ini cukup berkontribusi terhadap nilai ekspor nasional terbesar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatata bahwa nilai kumulatif ekspor provinsi tersebut mencapai US$ 15,71 miliar pada Januari hingga Mei 2022.

Iendra pun tak menampik bahwa pihaknya membidik kalangan milenial karena memiliki proporsi penduduk terbesar di wilayahnya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

‘LUCKY BUNDLE’, Spot Belanja Unik di Kawasan Serpong

Selasa, 27 September 2022 | 18:39 WIB

TEGUK Resmi Buka Outlet di New York Amerika Serikat

Selasa, 27 September 2022 | 11:44 WIB
X