Maraknya Pertambangan Ilegal, Kementerian ESDM Akan Benahi Tata Kelola Timah

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 05:54 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan fokus membenahi tata kelola timah akibat maraknya pertambangan tanpa izin (PETI) di beberapa wilayah di Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, pembenahan tata kelola tersebut, salah satunya dengan membatasi rencana kerja dan anggaran belanja (RKAB) swasta.

“Ya, swasta akan dibatasi,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/8).

Baca Juga: Indonesia Negara Maritim, Bukan Kontinental

Namun, sebelum adanya pembatasan tersebut, RKAB yang ada akan dijalankan terlebih dahulu sambil menata cadangan, mempertahankan harga, serta menata aktivitas pertambangan ilegal agar tidak berlangsung.

“Tujuannya, kita akan cari jalan agar tata niaga timah ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa,” lanjutnya.

Ia menambahkan, PT Timah Tbk saat ini juga masih kekurangan bahan baku akibat aktivitas PETI. Untuk itu, Kementerian ESDM juga akan mendorong hilirisasi timah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: PINTU Tawarkan Enam Keuntungan di Fitur PTU Staking Gratis Tarik Saldo hingga Gratis Tiket Nonton Bioskop

Di lain kesempatan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menuturkan perlu ada upaya penegakan hukum yang serius untuk mengatasi maraknya tambang ilegal, termasuk timah di Indonesia.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diapresiasi FAO, KUR Harus Sentuh Petani Kecil

Kamis, 6 Oktober 2022 | 21:17 WIB

44 Perusahaan Peraih Predikat Best Insurance 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Edukasi Keuangan Bagi Pelajar Terus Digenjot

Kamis, 6 Oktober 2022 | 02:10 WIB
X