Optimalkan Perdagangan Dalam Negeri, Pendataan UMKM Diperlukan

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:16 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Pemerintah pusat mesti melakukan pendataan UMKM secara detail. Hal ini diperlukan guna melepas ketergantungan impor sekaligus mengoptimalkan perdagangan dalam negeri.

"Jadi ketika kita perlu apa-apa, tahu barangnya ada di mana," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil pada Hari Nasional UMKM di Ciwalk Bandung, Jumat (11/8).

Dalam kegiatan yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM, turut hadir Menteri Teten Masduki dan Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Menurut Emil, pendataan terhadap potensi perekonomian UMKM dari semua provinsi tersebut bisa menjadi pintu pemberdayaan. Terlebih, situasi ekonomi global yang tidak menentu, perekonomian dalam negeri akan terpuruk sepanjang masih bergantung kepada barang-barang luar negeri.

Baca Juga: Hari UMKM Nasional: Ini Daerah yang Alami Lonjakan Jumlah Penjual Paling Tinggi di Tokopedia pada Semester I

"Dunia sedang tidak baik-baik saja. Ini supaya tidak terjebak negara lain, kuncinya adalah memperbanyak perdagangan dalam negeri," katanya.

Pihaknya menyakini bahwa data tersebut sangat diperlukan sehingga setiap daerah akan saling mengetahui keberadaan barang-barang yang dibutuhkan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

Ditambahkan, langkah itu bisa menjadi kunci utama optimalisasi pertumbuhan ekonomi terutama dalam merevitalisasi UMKM.

Dia pun menyebut sejumlah negara yang gagal akibat lemahnya sektor yang langsung menyentuh rakyat tersebut.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diapresiasi FAO, KUR Harus Sentuh Petani Kecil

Kamis, 6 Oktober 2022 | 21:17 WIB

44 Perusahaan Peraih Predikat Best Insurance 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Edukasi Keuangan Bagi Pelajar Terus Digenjot

Kamis, 6 Oktober 2022 | 02:10 WIB
X