Lebarkan Sayap Kemitraan, Jababeka Gandeng Mitsubishi Heavy Industries

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 14:43 WIB
Upacara Penandatanganan MoU antara Jababeka dengan Mitsubishi Heavy Industries Indonesia di Menara Batavia, Jakarta pada Kamis, 18 Agustus 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)
Upacara Penandatanganan MoU antara Jababeka dengan Mitsubishi Heavy Industries Indonesia di Menara Batavia, Jakarta pada Kamis, 18 Agustus 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Untuk mewujudkan kawasan Correctio yang digadang-gadang akan menjadi The Next Silicon Valley di Indonesia. Kali ini, Jababeka lebarkan sayap kemitraan dengan menggandeng perusahaan internasional asal Jepang dengan reputasi puluhan tahun di bidang sistem energi, infrastruktur, dan manufaktur yaitu Mitsubishi Heavy Industries Indonesia.

"Kerja sama ini sesuai dengan visi Jababeka yang selalu berupaya wewujudkan Net-Zero
Industrial Cluster di Correctio. Kawasan ini akan mengoptimalkan konsepsmart and green city," ujar Managing Director PT Jababeka Infrastruktur, Agung Wicaksono dalam Upacara Penandatanganan MoU antara Jababeka dengan Mitsubishi Heavy Industries Indonesia di Menara Batavia, Jakarta pada Kamis, 18 Agustus 2022.

Oleh karenanya, lanjut Agung, visi ini perlu didukung dengan kemitraan bersama Mitsubishi Heavy Industries yang dapat menyediakan fasilitas District Cooling System di Kawasan.

"Kerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries diwujudkan untuk menciptakan Correctio yang tak hanya akan menjadi pusat bisnis berbasis teknologi terbesar dan pertama di Indonesia," tuturnya.

Namun juga menjadi kawasan industri yang menunjang ekosistem hijau dan keberlanjutan Jababeka juga akan mendorong tenant di Kawasan Industri Jababeka untuk bersinergi bersama menuju industri 4.0 dengan energi bersih dan terbarukan.

"Kemitraan ini merupakan langkah strategis Jababeka sejalan dengan visi pemerintah yang berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan menetapkan target Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat," tukasnya.

Di lain sisi, peluang yang bisa diperoleh Jababeka bersama para startup dan industri di Correctio yaitu terciptanya lapangan kerja hijau dan dekarbonisasi sektor.

President Director PT. Mitsubishi Heavy Industries Indonesia, Shinji Kobayashi mengatakan penerapan District Cooling System (DCS) adalah salah satu cara efektif untuk mencapai dekarbonisasi. Ini adalah proyek pertama dan tantangan yang luar biasa di Indonesia.

"Kami, Mitsubishi Heavy Industries (MHI), memiliki banyak pengalaman dalam menerapkan DCS di Jepang dan negara lain dengan pendingin sentrifugal canggih kami, dan kami percaya kami dapat memperluas bisnis ini di Indonesia bersama dengan Jababeka Infrastruktur dalam Proyek Silicon Valley Jababeka ini (Correctio)," kata Shinji Kobayashi.

Tahun ini, Shinji mengungkapkan bersamaan dengan acara G20, ada juga Business 20 (B20).

"Kami telah membahas tentang transisi energi menuju dunia netral karbon, dan DCS sejalan dengan rekomendasi kebijakan kami. MOU ini bisa dibilang sebagai salah satu warisan B20 Indonesia," ungkapnya.

Sebagai leading company di bidang teknik dan manufaktur, MHI Group memberikan solusi inovatif dan terintegrasi di berbagai industri.

"Di Indonesia, kami telah menyelesaikan dan mengirimkan berbagai proyek dan produk selama lebih dari 40 tahun seperti pembangkit listrik, generator mesin, pabrik kimia dan pupuk, sistem transportasi, sistem pendingin udara, pendingin, dan forklift," bebernya.

Saat ini, pihaknya sedang mengerjakan berbagai proyek transisi energi di seluruh dunia dan DCS adalah salah satunya. "Kami percaya bahwa teknologi mutakhir kami dapat berkontribusi pada pembangunan Indonesia dan mewujudkan dunia yang netral karbon," ucapnya.

Proyek Correctio adalah proyek yang menantang, tetapi akan mengarah pada kesuksesan masa depan Indonesia dengan memberi energi kepada perusahaan rintisan dan industri manufaktur yang ada di kota cerdas dan ramah lingkungan.

"Kami mendukung Jababeka sebagai mitra yang kredibel dalam mewujudkan Proyek Correctio tidak hanya untuk DCS tetapi juga untuk berbagai bidang," tambahnya.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Bukalapak Gelar Digital Acceleration Summit 2023

Jumat, 13 Januari 2023 | 17:43 WIB

INNOKIN Raih Penghargaan Ecigclick Awards 2022

Selasa, 20 Desember 2022 | 10:16 WIB
X