Relevan, Upaya Peningkatan Hubungan Ekonomi Indonesia - Jepang

- Sabtu, 3 September 2022 | 21:43 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Biro Pemberitaan DPR RI)
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. (Biro Pemberitaan DPR RI)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Upaya peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang saat ini sangat relevan. Dimana dunia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

"Termasuk tantangan tingginya inflasi, krisis energi dan pangan, terjadinya perang, serta meningkatnya ketegangan di Asia Pasifik," kata Ketua DPR RI Puan Maharani saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/9).

Padahal menurutnya, dunia belum pulih dari guncangan akibat Covid-19. Puan menambahkan, kerja sama kedua negara telah berlangsung sangat erat, bersifat multidimensi dan melibatkan berbagai pihak.

"Tidak hanya pemerintah, swasta, tapi juga perlu melibatkan parlemen. Di sisi lain, ekonomi Indonesia tumbuh cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain," ujarnya.

Pada kuartal kedua 2022, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,44 persen. Hal ini memperlihatkan resiliensi ekonomi Indonesia, di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

"Terjadinya multi-krisis global diharapkan menjadi momentum peningkatan kerja sama dalam mengatasi masalah kesehatan dan ekonomi. Jepang merupakan mitra strategis dan mitra dagang terbesar ke-3 bagi Indonesia," tegasnya.

Naik
Pada tahun 2021, nilai perdagangan Indonesia-Jepang mencapai 32,5 miliar dolar AS.Angka tersebut naik dari tahun 2022, yang nilainya sebesar 24,3 miliar dolar AS.

"Karenanya, saya mendukung agar perdagangan bilateral tersebut terus meningkat. Diharapkan, perdagangan bilateral Indonesia - Jepang melibatkan lebih banyak usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia," tegasnya.

Dia berharap, melalui Indonesia-Japan Economic Partnersip Agreement (IJ-EPA), bisa mendorong perdagangan lebih besar dan kerjasama lebih dalam. Dalam konteks IJ-EPA, dirinya mendorong agar Jepang mengakomodir usulan Indonesia terkait peningkatan akses pasar produk perikanan ke Jepang.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

PT DEP Gelar National Convention Ke-4.

Senin, 5 Desember 2022 | 10:27 WIB

Inflasi Melandai, Momentum Bagus Jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:46 WIB

Q3-2022, Laba Bersih PertaLife Melonjak 71,04 Persen

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:56 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Bisa Tarik Investor

Kamis, 1 Desember 2022 | 20:27 WIB

Masyarakat Antusias Belanja di Pertamina SMEXPO 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 07:27 WIB
X