Correctio Miliki Ekosistem Mumpuni Berbasis 4.0 bagi Startup dan Industri

- Jumat, 9 September 2022 | 08:26 WIB
Grand Launching of Correctio yang diadakan di President University Convention  Center, Bekasi, Jawa Barat (SM/Dok)
Grand Launching of Correctio yang diadakan di President University Convention Center, Bekasi, Jawa Barat (SM/Dok)

CIKARANG, suaramerdeka-jakarta.com - Untuk mewujudkan kawasan Silicon Valley di Indonesia, Jababeka tak henti digulirkan, dimulai dengan berbagai kemitraan strategis yang menggandeng pemerintah hingga mitra internasional serta diluncurkannya Core sebagai kawasan komersial pertama di Correctio.

Tepat pada 8 September 2022, kawasan Silicon Valley ini resmi diluncurkan dengan tajuk ‘The Grand Launching of Correctio’ yang diadakan di President University Convention Center, Bekasi.

"Ini bukan hanya soal mewujudkan satu kawasan, tetapi apa yang dapat ditawarkan ke komunitas. Correctio memiliki ekosistem yang mumpuni berbasis 4.0, menyediakan akses bagi startup dan industri kepada lembaga riset, venture capital, pemerintah, penyedia solusi teknologi dan solusi manufaktur yang tergabung di satu kawasan," ujar Director PT. Jababeka Tbk, Sutedja Sidarta Darmono di Cikarang pada Kamis, 8 September 2022.

Sutedja menjelaskan beberapa fasilitas yang akan dikembangkan di Correctio dalam waktu mendatang. Di kawasan ini akan dikembangkan sejumlah fasilitas kelas dunia yang siap mendukung perkembangan Industry 4.0 dan Society 5.0.

"Seperti pengembangan district cooling system, pengaplikasian solar panel, urban farming, Fabrication Lab, data center, smart command center, dan masih banyak lagi serta tak tertinggal pengembangan kota berbasis TOD untuk mempermudah aksesibilitasnya," jelasnya.

Correctio yang berlokasi di Cikarang, membawa potensi besar karena bertepatan dengan aglomerasi kawasan industri terbesar di Asia, kawasan yang telah memicu bertumbuhnya perekonomian tanah air.

"Area ini juga telah dilengkapi dengan desain tata kota berbasis TOD yang dapat dijangkau LRT, MRT, kereta cepat, damri dan jalan raya yang menunjang kemudahan akses komunitas bagi transportasi publik, pejalanan kaki, dan pesepeda," tuturnya.

Melalui kemitraan yang sebelumnya telah terjalin dengan BRIN, Indogen, BISA AI, Telkomsel, Mitsubishi Heavy Industries (MHI), Auk Industries, Gamatechno, Arcstone, Sembcorp, dan PIDI Kemenperin, Jababeka telah membuka akses bagi startup dan industri untuk terus berkembang dan menghasilkan inovasi serta solusi berbasis teknologi di Correctio.

"Implikasi nyata dari salah satu kerja sama tersebut adalah Indogen sebagai Venture Capital yang berhasil memfasilitasi Jababeka Grup untuk menyuntikkan dananya ke Shipper, yang saat ini sudah termasuk dalam kategori startup centaur alias calon unicorn," imbuhnya.

Correctio juga menyediakan ruang khusus bagi Startup di Fabrication Lab (FabLab) Jababeka, di mana startup dapat berkreasi untuk melahirkan solusi mutakhir melalui berbagai fasilitas baik itu mesin, robot, atau AI yang disediakan.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Grand Opening Depo Bangunan Ke 12 Kota Medan

Minggu, 13 November 2022 | 17:02 WIB

KB Bukopin Serahkan 4 Unit Mobil Listrik ke Nasabah

Jumat, 11 November 2022 | 17:14 WIB

Akbar Djohan Raih Penghargaan BILA 2022

Rabu, 9 November 2022 | 12:55 WIB

Industri Properti Menunjukkan Tren Positif.

Selasa, 8 November 2022 | 11:47 WIB

Brightspot Market Kembali Hadir dengan 'Baju' Baru

Kamis, 3 November 2022 | 09:42 WIB
X