Maksimalkan Program CSA, Kementan Dorong Wanita Tani Kawal Ketahanan Pangan Lokal

- Senin, 12 September 2022 | 11:26 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com

Melihat kondisi dunia yang kini sedang tidak baik-baik saja akibat pandemi covid, climate change juga konflik antar negara, Indonesia pun tak luput dari dampak tersebut. Untuk itu, pemerintah mrlalui Kementerian Pertanian terus galakkan peningkatan konsumsi pangan lokal.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan tujuan program kegiatan Kementerian Pertanian adalah menyejahterakan petani. Dirinya berharap program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) bisa mendukung pengembangan pertanian.

"Kita berharap program yang ada bisa dimaksimalkan sehingga tercapai peningkatan produktivitas pertanian," katanya. Pemberdayaan wanita tani dilakukan untuk mengembangkan usahataninya dari hulu hingga hilir," ujarnya.

Baca Juga: Survei Indodata-ISPEC: Kebijakan Maritim Era Jokowi-Maruf Tidak Memuaskan

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan melalui Program SIMURP, terus berkomitmen melakukan upaya mengoptimalkan pemberdayaan wanita tani dengan pendekatan pada Kelompok Wanita Tani (KWT), memberikan bantuan operasional pengolahan industri rumah tangga hasil pertanian.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan pemberdayaan KWT bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. "Maka dari itu pemberdayaan KWT agar difokuskan menggali potensi pangan lokal di daerahnya, untuk menjadi garda terdepan dalam ketahanan pangan lokal," ungkapnya.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, kegiatan SIMURP yang diberikan pada KWT berupa penguatan peningkatan kompetensi KWT dengan beberapa intervensi memberi bantuan peralatan untuk memperkuat processing, meningkatkan hasil dan kualitas produk yang diciptakan oleh KWT.

Baca Juga: Tingkatkan Inklusi Keuangan Via Inovasi, Cash Free Day 2022 Bank DKI Lahirkan Apresiasi

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BTN Bidik 5,8 Juta Generasi Milenial

Rabu, 7 Desember 2022 | 17:09 WIB

Bank Muamalat Pacu Penyaluran Pembiayaan Korporasi

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB
X