Meski Pandemi Covid Mereda, Industri Alat Kesehatan Tetap Dibutuhkan

- Rabu, 14 September 2022 | 18:46 WIB
 Industri alat kesehatan dalam negeri terus tumbuh, walaupun pandemi sudah mereda (Dok: Istimewa)
Industri alat kesehatan dalam negeri terus tumbuh, walaupun pandemi sudah mereda (Dok: Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Dalam lima tahun terakhir industri alat kesehatan dalam negeri tumbuh 698 industri atau meningkat 361,66% berbarengan dengan pandemi Covid-19. Kini, meski pandemi sudah berkurang jauh, namun industri alat kesehatan tetap cerah.

”Salah satu produk alat kesehatan yang sangat dibutuhkan dalam penanggulangan COVID-19 yaitu Rapid Test Swab Antigen Covid-19 guna mempermudah sistem tracing,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK), di Jakarta, Rabu 14 September 2022.

Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier, menyebut saat ini banyak merek-merek alat tes rapid antigen yang beredar di pasaran. Sebagian besar yang memiliki izin edar adalah produsen rapid test berasal dari perusahaan luar negeri.

Baca Juga: Atalian Indonesia akan Pekerjakan 5.000 Karyawan Baru di Seluruh Indonesia

Bendahara Asosiasi Alat Kesehatan Cristina Sandjajap mengemukakan tantangannya agar produk rapid antigen lokal harus dapat mencapai kualitas produk minimal sebagaimana produk global yang sudah memiliki izin penggunaan dari WHO, produksi perusahaan global dengan kualitas produk baik dan cakupan pemasaran yang mendunia.

Anindita Dresti Pinastika dari Direktorat Jenderal Pajak dan Ferry Irawan dari Politeknik Keuangan STAN dalam tulisannya perihal Tarif Pajak Efektif (TPE) pada Jurnal Ekonomi, 3 November 2021, tarif pajak efektif mengukur beban pajak penghasilan dengan penghasilan laba bersih sebelum pajak.

Tarif pajak efektif (TPE) yang diduga menurun akibat berkurangnya aktivitas operasional karena pandemi, tidak terjadi di seluruh sektor usaha.

Baca Juga: Musim Penghujan, Jabar Siaga Bencana, Warga Diminta Rajin Cek Kondisi Cuaca

Jenis sektor seperti farmasi dan kesehatan mengalami fluktuasi harga saham. Obat-obatan, alat kesehatan, dan vaksin untuk mencegah penyebaran wabah, menjadi faktor meningkatnya pendapatan sektor kesehatan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Industri Biodiesel Sudah Ikuti Aturan Pemerintah

Selasa, 15 November 2022 | 23:45 WIB

Penerapan SCR, Teknologi Mutakhir Kurangi Emisi PLTU

Minggu, 13 November 2022 | 22:30 WIB
X