PT Jasa Armada Indonesia Tbk (“IPCM”) Perluas Cakupan Bisnis

- Rabu, 14 September 2022 | 23:20 WIB
Public Expose IPCM. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) bersama dengan emiten lain lakukan paparan publik tahunan pada rangkaian Public Expose Live 2022 di Jakarta (14/9). Jajaran manajemen IPCM, Eddy Haristiani, Corporate Secretary; Reini Delfianti, Direktur Keuangan & SDM; Amri Yusuf, Direktu
Public Expose IPCM. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) bersama dengan emiten lain lakukan paparan publik tahunan pada rangkaian Public Expose Live 2022 di Jakarta (14/9). Jajaran manajemen IPCM, Eddy Haristiani, Corporate Secretary; Reini Delfianti, Direktur Keuangan & SDM; Amri Yusuf, Direktu

 

IPCM Paparkan Kinerja Perseroan Positif dalam Public Expose Live 2022

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan 2022 secara virtual dari kantor IPCM di Citra Tower, Jakarta.

Tahun ini Paparan Publik IPCM dilaksanakan dalam rangkaian acara “Public Expose Live 2022” melalui fasilitas webinar realtime. Acara Public Expose Live 2022 diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka peringatan 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia.

Baca Juga: Lembaga Survei Indodata-ISPEC: Sultan Hamengkubuwono Kandidat Kuat Tokoh Inisiator Bidang Maritim

Paparan IPCM disampaikan oleh Direktur Utama IPCM, Amri Yusuf; Direktur Keuangan dan SDM, Reini Delfianti; serta Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis, Shanti Puruhita.


Beberapa hal utama yang disampaikan adalah IPCM menyampaikan kinerja keuangan terkini, serta informasi mengenai mulai beroperasinya Ship-to-Ship (STS) di Area Meulaboh, Aceh dan penandatanganan perpanjangan perjanjian kedua IPCM dengan PT Jawa Satu Power.


Pada semester pertama 2022 IPCM secara konsisten membukukan peningkatan laba dengan total laba sebesar Rp 65 miliar, meningkat 7% dari Rp 60 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya dan sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp 428 miliar.

Baca Juga: Peningkatan Pelayanan Publik Perlu terus Ditingkatkan

Kontributor pendapatan terbesar IPCM adalah jasa penundaan kapal sebesar Rp 355 miliar atau 83%, diikuti oleh jasa pengelolaan kapal sebesar 6% atau Rp 27 miliar, jasa pengangkutan dan lainnya sebesar 6% atau Rp 25 miliar, dan jasa pemanduan sebesar 5% senilai Rp 21 miliar.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketahanan Ekonomi Indonesia Bisa Tarik Investor

Kamis, 1 Desember 2022 | 20:27 WIB

Masyarakat Antusias Belanja di Pertamina SMEXPO 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 07:27 WIB

TECH Optimis Menyambut Tahun 2023

Rabu, 30 November 2022 | 14:56 WIB

Koordinasi Pusat dan Daerah Kunci Pengendalian Inflasi

Selasa, 29 November 2022 | 19:35 WIB
X