Kontribusi Kelapa Sawit Sangat Besar bagi Perekonomian Indonesia

- Rabu, 21 September 2022 | 20:27 WIB

BONE, SULAWESI SELATAN-,suaramerdeka-jakarta.com-Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mengatakan konstribusi kelapa sawit terhadap perekonomian Indonesia sangat besar.

Data terakhir, kontribusi terhadap nilai ekspor non-migas diperkirakan mencapai US$35 miliar atau hampir mencapai Rp 500 triliun.

Selain itu, produk turuna kelapa sawit juga sangat besar. Tidak hanya minyak goreng, tetapi banyak sekali produk turunan yang dihasilkan dari kelapa sawit bahkan sebagian besar produk-produk yang dijual di supermarket merupakan salah satu produk turunan dari kelapa sawit seperti minyak goreng, mie instan, kosmetik, minyak goreng, margarin dan lain-lain.

Baca Juga: Airlangga - Prabowo Bertemu, Pilpres 2024 Berpeluang Adu Tiga Pasangan Calon

Demikian disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Andi Akmal Pasluddin saat tampil menjadi pembicara kunci atau keynote speaker acara Bimbingan Teknis dan Expo Sawit Baik Indonesia 2022 di Bone, Sulawesi Selatan, Jum'at, 16 September 2022.

Bimbingan Teknis dan Expo Sawit Baik Indonesia 2022 dilaksanakan atas kerja sama antara Komisi IV DPR RI dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) selaku pendukung pendanaan.

Andi Akmal menjelaskan jumlah perkebunan kelapa sawit di Indonesia saat ini sudah mencapai 16 juta hektare sehingga Indonesia menjadi negara penghasil kelapa sawit terbesar dunia, baik dari sisi luasan lahan maupun produksi Crude Palm Oil (CPO).

Baca Juga: Tak Ada yang Berubah dari Kualitas Pertalite, Pertamina Minta Masyarakat Konsisten Gunakan Jenis BBM

Dari 16 juta hektare tersebut, 6,9 juta hektare diantaranya merupakan perkebunan milik rakyat. Sedangkan perkebunan milik swasta mencapai lebih dari tujuh juta hektare dan sisanya merupakan perkebunan kelapa sawit milik BUMN.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Ikuti Kejayaan Kopi, Kampanye Teh Mulai Diseriusi

Jumat, 30 September 2022 | 14:08 WIB
X