Kolaborasi Antar Lembaga Transportasi Mendukung LRT

- Jumat, 23 September 2022 | 16:03 WIB

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Bersinergi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng berbagai lembaga dan moda transportasi di Jakarta dan sekitarnya untuk bersama-sama mempersiapkan dukungan kepada operasional LRT Jabodebek, berupa akses terintegrasi agar masyarakat lebih mudah untuk mengkases transportasi yang menjadi program prioritas nasional ini.

Akan diluncurkan pada semester pertama tahun 2023, LRT Jabodebek terus mempersiapkan diri agar mampu melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi lebih cepat dan lebih nyaman. Disamping itu, keberhasilan angkutan masal untuk masyarakat akan berdampak pada pengurangan kemacetan, pengurangan penggunaan bahan bakar, pengurangan emisi karbon, dan efektifitas waktu mobilisasi masyarakat.

Agar masyarakat lebih nyaman menggunakan LRT Jabodebek nantinya, maka perlu sarana dan prasaran pendukung. Dalam Focus Group Discussion yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (22/9) ditekankan agar berbagai moda penghubung dari dan ke stasiun LRT Jabodebek harus menjamin kenyamanan masyarakat sehingga masyarakat lebih tertarik menggunakan transportasi umum dari pada memakai kendaraan pribadi ataupun moda transportasi perorangan (taksi dan ojek).

Baca Juga: Jelang Laga Persib vs Persija: Fisik Pemain Macan Kemayoran Benar-benar Digembleng

Bertajuk “Aksesbilitas dan Integrasi Antar Moda”, FGD kali ini menghadirkan para stakeholder seperti Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan Umar Aris, Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Harno Trimadi, Kasubdit Angkutan Multimoda dan Antar Moda Iman Sukandar, Direktur Pelaksana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek BPTJ Zamrides, Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kota Bekasi Erwin,

Kadis Perhubungan Kota Depok Eko Herwiyanto, Kepala Perencana Rute dan Trasportasi PT Transjakarta Udayalaksamana Kartiyasa, Pengamat Transportasi Joko Setijowarno, Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha KAI Sandry Pasambuna, serta Kepala Divisi LRT Jabodebek KAI M. Purnomosidi.

Purnomosidi melihat bahwa pengguna LRT Jabodebek mestinya memiliki aksesbilitas yang nyaman dari lokasi sebelum dan sesudah menggunakan LRT Jabodebek.

Baca Juga: Kementan Cetak Mobilizer Muda Aktif dalam Pengelolaan Irigasi melalui KEP Program CSA

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Ikuti Kejayaan Kopi, Kampanye Teh Mulai Diseriusi

Jumat, 30 September 2022 | 14:08 WIB
X