Bambang Haryo Prihatin, Ditengah Hari Maritim Nasional, Nelayan Kesulitan BBM

- Sabtu, 24 September 2022 | 07:24 WIB

Sejauh ini, kementerian terkait serta pertamina belum mampu mengimplementasikan keiinginan daripada Presiden Jokowi dan mereka tidak paham bahwa hasil perikanan yang seharusnya melimpah di Indonesia dengan jumlah spesies ikan terbanyak nomor 2 dunia serta pusat terumbu karang terbesar di dunia yang merupakan rumah ikan yang ada di Lautan Indonesia yang mempunyai luas 3.273.810 km² 3 kali lipatnya dari luas daratan kita.

Sebagai Negara Kelautan (Maritim), kata Bambang Haryo, Indonesia hanya mempunyai hasil produk perikanan sebesar 6juta Ton setiap tahun, masih jauh lebih rendah dari produksi perikanan China sebagai negara kontinental (daratan) yang produksinya sebesar 55,8 juta ton.

Baca Juga: Puan Maharani dan The Last Samurai

"Harusnya pemerintah sadar ikan hasil tengkapan nelayan kita dapat mewujudkan generasi cerdas, kuat dan mempunyai produktivitas tinggi dalam setiap kegiatan yang bisa mendukung kemajuan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia,

harusnya produk ikan di Indonesia berlimpah dan murah sehingga seluruh masyarakat Indonesia dari semua golongan bisa mengkonsumsi ikan dengan maksimal," kata pemilik sapaan akrab, BHS.

"Alhamdulillah terimakasih kepada para nelayan pejuang devisa dan gizi untuk masyarakat Indonesia sehingga saya ditetapkan sebagai nominasi tokoh Maritim Nasional bersama 6 Tokoh lainnya. Semoga Maritim Kita Jaya dan Para Nelayan Sejahtera," jelas BHS.***

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSM Umat Resmi Bertransformasi Menjadi BSI Maslahat

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:39 WIB
X