KemenKopUKM Lakukan Coaching Business Anggota Koperasi di Yogyakarta

- Sabtu, 24 September 2022 | 22:16 WIB

Koperasi juga harus melakukan pemetaan (mapping) terhadap produk anggotanya, melakukan pengelompokan, klastering, dan membentuk sentra-sentra produk UMKM di bawah konsolidasi koperasi.

“Hal ini memang tidak mudah, tetapi itulah fungsi lembaga koperasi terhadap anggotanya, anggota sebagai pemilik, pengawas, pengguna jasa, dan penerima manfaat, sehingga terbangun simbiose mutualisme atau hubungan kausalistik antara anggota dengan koperasi,” kata Nasrun.

Baca Juga: Bambang Haryo Prihatin, Ditengah Hari Maritim Nasional, Nelayan Kesulitan BBM

Baca Juga: Trending Jadi Backsound Di Tiktok Lagu Milik ST12 Aku Tak Sanggup Lagi (ATSL), Ini Lirik dan Chordnya

Bahkan, untuk meminimalisir permasalahan pengelolaan keuangan di koperasi,  Fungsional Pengawas Koperasi dalam rangka menyiapkan tenaga pengawas yang professional, berkarakter/berintegritas.

Anggota Komisi VI-DPR-RI Subardi, yang pernah menjadi pengurus koperasi pada 1998, mengakui bahwa koperasi peranannya dalam ekonomi kerakyatan sangat relevan, karena azasnya kekeluargaan dan ada kepentingan ekonomi yang sama. 

Subardi mengatakan Yogyakarta adalah gudangnya UMKM di 3 sektor yaitu pertanian/pangan, herbal, dan kerajinan (handicraft). Melalui koperasi sebagai wadah untuk mengonsolidasikan tiap sektor itu, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat naik kelas.

Baca Juga: Diduga Kirimkan Pasokan Drone Ke Rusia, Presiden Ukraina Ancam Putus Hubungan Dengan Iran

“Jika berjalan sendiri-sendiri UMKM sulit naik kelas, satu sama lain akhirnya saling bersaing, dan kerja sama tidak ada,” kata Subardi. 

Lebih lanjut Subardi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang melakukan kegiatan coaching business dan program pendampingan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SHAFIQ Naikkan Target Pendanaan Tahun ini

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:48 WIB

Resmi, Pemerintah Mulai Membahas RUU Perkoperasian

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:52 WIB

Raden Aziz, Muda dan Berbahaya

Selasa, 17 Januari 2023 | 08:42 WIB
X