Pola Kemitraan Usaha Besar dan Industri UKM Dapat Perkuat Perekonomian

- Senin, 26 September 2022 | 22:02 WIB
Diskusi FMB9 bertajuk UU Cipta Kerja: Tumbuhkan Pengusaha Muda dan UMKM pada Senin (26/9/2022). (FMB9)
Diskusi FMB9 bertajuk UU Cipta Kerja: Tumbuhkan Pengusaha Muda dan UMKM pada Senin (26/9/2022). (FMB9)

JAKARTA- Undang-undang (UU) Cipta Kerja mengamanatkan adanya kemitraan antara usaha skala besar dengan usaha kecil dan mikro (UKM).

Dari berbagai pola kemitraan yang ada, kerjasama di bidang hulu dapat memberikan efek lebih besar bagi perekonomian.

Baik peningkatan skala UKM hingga penyerapan tenaga kerja yang lebih besar.

Baca Juga: Petani Berikan Hasil Bumi, Emil Siap Carikan Solusi Soal Lahan

Direktur UKM Center (UKMC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Zahra K. N. Murad menjelaskan, bahwa UU Cipta Kerja memiliki aturan turunan.

Di antaranya, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

PP itu mengamanatkan kerja sama dunia usaha untuk mengembangkan perekonomian.

Zahra menyebut terdapat beberapa pola kerja sama yang diatur dalam PP dan melibatkan UKM, koperasi, usaha skala menengah, hingga usaha skala besar.

Dijelaskan, dua pola utama yang lazim ditemui dalam praktik usaha di Indonesia. Pola kemitraan atau tidak langsung (indirect) dan pola rantai pasok atau langsung (direct).

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inflasi Melandai, Momentum Bagus Jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:46 WIB

Q3-2022, Laba Bersih PertaLife Melonjak 71,04 Persen

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:56 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Bisa Tarik Investor

Kamis, 1 Desember 2022 | 20:27 WIB

Masyarakat Antusias Belanja di Pertamina SMEXPO 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 07:27 WIB

TECH Optimis Menyambut Tahun 2023

Rabu, 30 November 2022 | 14:56 WIB
X