Ingin Ikuti Kejayaan Kopi, Kampanye Teh Mulai Diseriusi

- Jumat, 30 September 2022 | 14:08 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Meski merupakan pusat dari teh nasional, budaya nge-teh di Jabar dinilai tak terlalu mengakar. Tehnya pun lebih banyak jadi pasokan bahan baku.

Untuk itu, ajang Java Tea Experience 2022 harus bisa menjadi momentum bagi komoditas tersebut untuk ambil bagian supaya gerakan ngeteh di provinsi tetangga Jateng ini mulai gebyar.

Tak hanya itu, teh diharapkan bisa mengikuti jejak kopi yang berkembang hingga hilir dengan maraknya kedai-kedai kopi yang menawarkan banyak jenis pilihan.

Menurut Kepala Bank Indonesia Jabar, Herawanto, Java Tea Experience 2022 sebenarnya diproyeksikan untuk mengangkat keberadaan teh-teh di Pulau Jawa.

Baca Juga: Ibu Iriana Dijamu Minum Teh oleh Madam Peng Liyuan

Hanya dalam event yang bersamaan dengan helatan West Java Investment Summit (WJIS) pada 5-6 Oktober 2022 di Bandung itu lebih memberikan penekanan pada kondisi per-tehan di Jabar.

"Industrinya menua, tapi bukan tua-tua keladi, alias muram kalau tak mau disebut stagnan. Padahal, 70 persen perkebunan ada di Jabar dengan 50 persen di antaranya kebun rakyat," katanya di Bandung, Jumat (30/9/2022).

Baginya, untuk membangkitkan industri teh itu, kebiasaan nge-teh bisa menjadi salah satu langkah pembuka dari kehadiran nilai-nilai ekonominya. Masyarakat pun bisa merasakan dampaknya berupa kesejahteraan.

Baca Juga: Suaramerdeka.com Raih Rekor MURI, Kukrit SW: Motivasi Lebih Kreatif dan Inovatif di Platform Digital

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X