Pertumbuhan Ekonomi Harus Dinikmati Semua Kalangan

- Senin, 10 Oktober 2022 | 21:27 WIB
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi  (Pixabay)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen pada tahun 2022, diyakini bisa tercapai. Namun masih masih menjadi pertanyaan, apakah pertumbuhan itu bisa dinikmati semua kalangan atau tidak.

"Inklusif, yaitu yang dirasakan oleh lebih banyak kelompok masyarakat. Dan bukan pertumbuhan yang didorong oleh sekelompok kecil masyarakat," kata Ekonom CORE Hendri Saparini, Senin (10/10).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi memang ada. Tetapi cenderung ke kelompok atas. Dimana kelompok bawah spendingnya berdasarkan bantuan langsung tunai (BLT).

"Sebab, belum ada additional income yang memadai. Merupakan pekerjaan besar bagi pemerintah untuk membuka kesempatan bagi masyarakat kelompok bawah, untuk menambah penghasilan mereka," ujarnya.

Karena, kelompok bawah tidak menikmati pertumbuhan. Dan menjadi PR besar yang ditunggu bagaimana menggerakkan pelaku di bawah, agar mereka bisa melakukan kegiatan ekonomi.

"Sehingga, ada pendapatan tambahan. Sebab, kenaikan harga BBM tidak dirasakan oleh kelompok atas, dan kelompok bawah atau rentan diberikan BLT," tandasnya.

Terkoreksi
Namun menurutnya, hal itu hanya ini soal waktu saja. Sampai harga-harga terkoreksi dan mempengaruhi konsumsi masyarakat.

"Artinya, kalau ada kenaikan harga BBM, kelompok bawah itu mereka melakukan pengurangan konsumsi bukan pada round pertama. Akan tetapi nanti dia akan kena di selanjutnya," tegasnya.

Karena akan menaikkan harga yang selama ini masih ditunda. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun ini akan tetap strong, sehat, bisa berada di kisaran 5 persen.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Industri Event Miliki Potensi yang Sangat Besar

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:45 WIB
X