Tren Surplus Perdagangan Indonesia akan Berlanjut

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:13 WIB
Ilustrasi surplus neraca perdagangan Indonesia.  (Forbes)
Ilustrasi surplus neraca perdagangan Indonesia. (Forbes)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Surplus perdagangan masih akan berlanjut dengan tren yang terus menyusut atau mengecil. Hal ini dikarenakan impor akan terus mengimbangi ekspor, di tengah percepatan pemulihan ekonomi.

"Saat ini, nilai impor diperkirakan akan terus mengimbangi ekspor di tengah percepatan pemulihan ekonomi," kata ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman, Selasa (18/10).

Hal itu menyebabkan peningkatan permintaan domestik. Terutama untuk bahan baku dan barang modal impor, yang merupakan dua kelompok impor menyumbang sekitar 90 persen dari total impor," ujarnya.

Dia mengatakan, kebijakan pemerintah untuk melonggarkan berbagai batasan, juga akan meningkatkan impor. Pelonggaran PPKM telah meningkatkan mobilitas masyarakat yang dapat meningkatkan impor minyak.

"Sementara itu, tren kenaikan sebagian besar harga komoditas terlihat tertahan. Hal itu di tengah peningkatan ketakutan akan resesi global yang bersumber dari lonjakan inflasi yang dapat melemahkan permintaan global," tandasnya.

Melemah
Hal tersebut memberikan risiko melemahnya kinerja ekspor. Namun, dari sejumlah harga komoditas yang terdampak, permintaan komoditas berbasis nikel tetap tinggi.

"Surplus perdagangan masih akan berlanjut dengan tren yang terus menyusut atau mengecil. Ini akan membawa kabar baik untuk neraca transaksi berjalan," tegasnya.

Dimana komponen penyumbang surplus terbesar pada neraca transaksi berjalan adalah neraca barang, yang sejalan dengan neraca perdagangan. Neraca dagang diperkirakan masih surplus sampai akhir tahun.

"Jadi ini masih memungkinkan untuk neraca transaksi berjalan mencatatkan surplus," tuturnya. Diproyeksikan, neraca transaksi berjalan 2022 berpotensi mencatat surplus sekitar 0,45 persen dari PDB (dibandingkan 0,28 persen dari PDB pada tahun 2021)," jelasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X