Pasar Modal Makin Diminati, OJK: Bukan Cara Instan Untuk Kaya

- Senin, 24 Oktober 2022 | 17:03 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono menyatakan bahwa literasi dan inklusi keuangan masyarakat di sektor pasar modal relatif masih rendah dibandingkan industri lain di sektor jasa keuangan.

Dia mengutip hasil survei indeks literasi dan inklusi keuangan nasional pada tahun 2019 yang menunjukkan bahwa indeks literasi pasar modal sebesar 4,92 persen, sementara indeks inklusi keuangannya tercatat sebesar 1,55 persen.

Belakangan, ada kecenderungan banyaknya penawaran produk investasi melalui media sosial oleh influencer yang turut mempengaruhi perilaku generasi muda dalam membeli produk investasi tanpa terlebih dahulu melakukan screening atas profil perusahaan, legalitas serta kinerja keuangan yang dapat diyakini kebenarannya.

Hal ini, katanya, tidak terlepas dari kemunculan influencer generasi muda selaku afiliator yang secara singkat menjadi kaya-raya, padahal investasi yang ditawarkannya ilegal dan seringkali menjerumuskan masyarakat untuk memperkaya dirinya sendiri.

Baca Juga: OJK Manfaatkan Momentum Hari Santri Nasional 2022 Sebagai Momentum Peningkatan Literasi Dan Inklusi Keuangan

“Jadi ini adalah sebuah tantangan, sehingga perlu ditekankan bahwa berinvestasi itu bukan jalan instan untuk cepat kaya, tetapi salah satu jalan untuk mempekerjakan aset kita. Jadi perlu berpikir lebih cerdas, bertindak lebih logis, dan berinvestasi lebih bijak," katanya saat talkshow "Investasi di Pasar Modal bagi Generasi Zillenial" di Bandung, Senin (24/10/2022) seperti dalam keterangannya.

Menurut dia, banyak instrumen investasi legal di pasar modal yang dapat dimanfaatkan seperti saham, obligasi, sukuk, reksa dana, hingga securities crowd funding. Setiap investasi itu, katanya, mempunyai manfaat dan risiko, sehingga jangan sampai mudah tergiur dengan penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti, tinggi dan cepat.

Dalam catatan OJK, produk pasar modal sudah mulai dilirik dan menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia dalam berinvestasi.

Baca Juga: OJK Dorong Perbankan Beri Kemudahan Akses Layanan Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X