Program ADWI Ciptakan Desa Wisata yang Berkualitas Hingga Raih Penghargaan MURI

- Senin, 31 Oktober 2022 | 22:04 WIB
Dokumentasi (Dokumentasi)
Dokumentasi (Dokumentasi)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com,- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menggelar awal puncak penghargaan 50 desa dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Rangkaian acara digelar sejak Minggu, 30 Oktober 2022 pagi hingga malam hari.

Kegiatan bertajuk Dari Desa untuk Indonesia Bangkit itu mencapai puncaknya pada Minggu malam di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Gambir, Jakarta Pusat. Penghargaan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Mas Menteri, demikian Sandiaga karib disapa, mengumumkan tiga desa wisata yang mendapat sertifikat rekor Dunia-MURI. Pertama adalah Desa Wisata Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sebagai desa wisata dengan penghasil batik beraroma kopi. Kedua, Desa Wisata Aengtongtong, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sebagai desa wisata dengan Mpu Keris Terbanyak, dan ketiga, Desa Wisata Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku sebagai desa wisata dengan Pasir Putih Terhalus.

Dalam kesempatan itu, Pendiri MURI Jaya Suprana menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada pengelola masing-masing desa wisata tersebut disaksikan Sandiaga Uno yakni pertama kepada Desa Wisata Pariangan. Desa itu mendapat dua Rekor MURI yaitu sebagai kategori Desa Wisata Pencipta Karya Seni Batik dengan Pewarna dari Limbah Ampas Kopi Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia. Lalu kedua, kategori Rekor Desa Wisata Pertama dengan Batik Beraroma Kopi.

Baca Juga: Pendidikan Vokasi Harus Terhubung dengan Pasar Tenaga Kerja

Penyerahan dilakukan setelah 5K-FunRun, Jalan Sehat, Senam Aerobik bersama Mas Menteri, Komunitas Pelari Jakarta, kepala daerah, dinas pariwisata provinsi dan kabupaten/kota serta 50 Pengelola Desa Wisata dari 50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2022.

Jaya Suprana juga menyampaikan rasa bangganya bahwa rekor MURI untuk Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan ini bukan hanya rekor nasional, melainkan rekor dunia. “Rekor dengan kategori ini baru pertama kalinya di dunia, tidak hanya di Indonesia,” ujar Jaya Suprana.

Mas Menteri juga bersyukur dan menyatakan bahwa penghargaan itu merupakan suatu prestasi tersendiri bagi Kabupaten Tanahdatar karena desa wisatanya bisa memperoleh tidak hanya satu, melainkan dua rekor MURI sekaligus. “Saya tentu sangat senang dan bangga, semoga ini bisa menjadi pemicu untuk pariwisata Nagari Pariangan,” terang Sandi.

Selanjutnya, penghargaan diserahkan kepada pengelola Desa Wisata Aengtongtong, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sebagai desa wisata dengan Mpu Keris Terbanyak dengan jumlah 400 lebih Mpu. Dan ketiga, penghargaan MURI diserahkan kepada pengelola Desa Wisata Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku sebagai desa wisata dengan Pasir Putih Terhalus.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X