Proyek SUTT 150 kV Batang-Weleri Tuntas, Keandalan Kelistrikan Batang Makin Jos

- Jumat, 4 November 2022 | 19:33 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Pemberian tegangan (energize) pada proyek rekonduktoring jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Batang-Weleri mulus dilakukan.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah menyebut beroperasinya jaringan tersebut makin meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa Tengah khususnya di daerah Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Djarot Hutabri EBS, penyelesaian proyek itu adalah untuk mengevakuasi daya dari Gardu Induk (GI) 150 kV New Pemalang (New Batang) menuju GI 150 kV Weleri sehingga cukup strategis.

“Dengan suksesnya energize rekonduktoring SUTT 150 kV Batang - Weleri ini makin memperkuat keandalan kelistrikan di Kabupaten Batang. Kita tahu sendiri di Kabupaten Batang ini terdapat kawasan industri. Suplai listrik yang berkualitas dan andal akan sangat jadi pertimbangan investor dalam berinvestasi. Tentunya hal ini akan sangat penting, mengingat kita masih dalam situasi pemulihan ekonomi,” kata Djarot dalam keterangan yang diterima Jumat (4/11/2022).

Baca Juga: PLN Operasikan 2 PLTS & 33 PV Rooftop di Bali, Komitmen Energi Bersih dalam Pelaksanaan KTT G20

Dijelaskan, proses energize tersebut dilaksanakan setelah seluruh rangkaian tahapan test and commisioning berhasil dilalui yang ditandai dengan terbitnya Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) dari PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (Pusertif).

Djarot memaparkan proyek pembangunan SUTT SUTT 150 kV Batang - Weleri itu terdiri dari 78 Tower ditambah 5 Tower Incomer yang membentang sepanjang 63,42 kilometer sirkit (Kms) mulai dari Desa Krajan, Kabupaten Kendal Arcamanik hingga ke Desa Kenconorejo, Kabupaten Batang.

Nilai investasi proyek infrastruktur ketenagalistrikan itu lebih dari Rp 234 milyar. Proyek juga mampu mengalokasikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sangat tinggi yaitu mencapai 96,85 persen. Dampak dari pekerjaan tersebut juga dapat dirasakan langsung masyarakat setempat dengan ditandai penyerapan tenaga lokal yang mencapai 123 orang.

Baca Juga: Ancaman Resesi, PLN Beri Bantuan Supaya UMKN Naik Kelas Karena Jadi Kunci Hadirkan Solusi

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Obaja Tour Buka Cabang Baru

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:36 WIB

PT DEP Gelar National Convention Ke-4.

Senin, 5 Desember 2022 | 10:27 WIB

Industri Biodiesel Sudah Ikuti Aturan Pemerintah

Selasa, 15 November 2022 | 23:45 WIB

Penerapan SCR, Teknologi Mutakhir Kurangi Emisi PLTU

Minggu, 13 November 2022 | 22:30 WIB
X