Food Station Operasi Pasar Untuk Turunkan Harga Beras

- Senin, 7 November 2022 | 10:35 WIB
Badan Pangan Nasional bersama Menteri Perdagangan dan Kasatgas Pangan dan PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta, kembali menggelar kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Senin, 7 November 2022. (Foto: Dok.Badan Pangan Nasional)
Badan Pangan Nasional bersama Menteri Perdagangan dan Kasatgas Pangan dan PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta, kembali menggelar kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Senin, 7 November 2022. (Foto: Dok.Badan Pangan Nasional)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- - Dalam rangka terus memantau harga beras yang tren-nya cenderung naik sampai dengan bulan Oktober 2022 seperti data yang dilansir BPS, Badan Pangan Nasional bersama Menteri Perdagangan dan Kasatgas Pangan dan PJ Gubernur Provinsi DKI Jakarta, kembali menggelar kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Senin, 7 November 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo di sela menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dalam rangka monitoring Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) di PIBC.

Ikut serta dalam Kunker tersebut Menteri Perdagangan, kembali menggelar kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

 Selain itu ikut pula Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kasatgas Pengan Polri, Kepala Kantor Perwakilan BI Jakarta, Dirut ID FOOD, Asisten Perekonomian & Keuangan DKI Jakarta, Kadis KPKP DKI Jakarta, Kepala DInas PPKUKM DKI Jakarta, Ketua Perpadi DKI Jakarta dan Dirut PT Foood Station Tjipinang Jaya selaku tuan rumah. 

Baca Juga: IDST dan PT Pindad Siap Bangun Pabrik Amunisi di Malang

“Kami ingin tahu progress dari pelaksanaan KPSH tersebut dan dampaknya terhadap harga beras di DKI Jakarta dan sekitarnya” ujar Arief Prasetyo Adi. 

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan Food Station bersama dengan Perum Bulog dan kolaborasi dengan Koperasi Pedagang Pasar Induk beras (KOPPIC), Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI) dan Badan Pangan Nasional terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan cara menambah pasokan beras ke pasaran. 

Pamrihadi mengatakan sejak dimulai, penyaluran beras KPSH melibatkan 64 pedagang di PIBC dan sudah tersalurkan sebanyak 1.400 ton pada bulan Oktober 2022,  dan kami mentargetkan penyaluran beras per minggu sebanyak 3.000 ton. 

Baca Juga: Pertamina Fasilitasi UMKM Jualan via Live Shopping SMEXPO

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023 Jadi Tahun Pertaruhan Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB
X