World Bank Dukung Transisi Energi di Indonesia

- Selasa, 15 November 2022 | 18:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist.)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ist.)

BADUNG, suaramerdeka-jakarta.com - Langkah transisi energi di Indonesia guna mengurangi emisi karbon, mendapat dukungan dari World Bank atau Bank Dunia.

"Indonesia saat ini sedang mengembangkan energi hidro di kawasan Kalimantan Utara," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela-sela Business 20 (B20) Summit di Nusa Dua, Badung, Bali, kemarin.

Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Managing Director of Operations World Bank Axel van Trotsenburg Menurut Airlangga, pengembangan itu dilakukan melalui pembangunan energi baru terbarukan (EBT).

"Antara lain seperti energi surya, angin, dan hidro. Nantinya, listrik yang dihasilkan tidak hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan Indonesia. Namun dapat dijual ke Brunei Darussalam dan Filipina," ujarnya.

Adapun Axel van Trotsenburg mengatakan, dukungan World Bank terhadap reformasi ekonomi Indonesia, telah terjalin sejak lama. Yakni melalui berbagai program kerja sama.

"Dengan adanya kebutuhan global untuk menangani perubahan iklim saat ini, World Bank siap mendukung langkah transisi energi di Indonesia. Hal itu guna mengurangi emisi karbon," tandasnya.

Penting
Antara lain melalui pembangunan EBT seperti energi surya, angin dan hidro. Terpisah, pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengungkapkan, dukungan dari lembaga internasional dan negara maju, sangat penting.

"Terutama bagi upaya transisi energi di negara berkembang seperti Indonesia. Karena Indonesia mempunyai resource yang berlimpah ruah," tegasnya.

Akan tetapi, Indonesia tidak punya teknologi dan tidak punya dana juga. Fahmy mencontohkan, untuk memensiunkan dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dibutuhkan dana sekitar 500 miliar dolar AS.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X