Wahyoo Kitchen Partners Bentuk Jaringan Cloud Kitchen Gandeng UKM Kuliner

- Kamis, 17 November 2022 | 16:15 WIB
Dokumentasi (Dokumentasi)
Dokumentasi (Dokumentasi)

 

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Startup Wahyoo yang fokus pada digitalisasi dan modernisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) kuliner, terus berkomitmen dalam membantu mengembangkan bisnis para pemilik usaha kuliner di Indonesia. Memasuki tahun ke-5 beroperasi, Wahyoo memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya dengan membentuk jaringan cloud kitchen.

Mengusung nama Wahyoo Kitchen Partners, pengembangan ini bertujuan untuk membantu UKM kuliner menghasilkan pendapatan yang lebih besar sekaligus meningkatkan loyalitas mitranya. Dengan memanfaatkan jaringan Wahyoo Kitchen Partners, maka visi Wahyoo menjadi perusahaan platform teknologi end-to-end untuk UKM kuliner terbesar di Indonesia dapat terwujud.

Berdiri sejak 2017, perusahaan yang awalnya menyasar segmen mikro seperti warteg dan warung makan tradisional, kini berkembang menjadi lebih luas yaitu segmen kecil dan menengah. Sehingga dampak dari Wahyoo pun bisa dirasakan lebih luas. Oleh sebab itu, perusahaan ini terus berinovasi dalam membangun bisnisnya demi menjaga loyalitas para pemilik usaha kuliner yang menjadi mitranya.

CEO Wahyoo Peter Shearer mengatakan loyalitas pemilik usaha kuliner sangat penting bagi Wahyoo. "Dan loyalitas itu bisa didapat ketika kami memberikan sebuah nilai tambah untuk mereka, yaitu peningkatan bisnis yang lebih baik semenjak bergabung bersama Wahyoo. Kalau dahulu kami telah berhasil dalam membuat mitra kuliner kami lebih efisien dalam berbelanja bahan baku, kini kami ingin fokus bagaimana memberikan penghasilan tambahan kepada mitra-mitra kami," paparnya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (16/11).

Karena itulah memasuki tahun ini, Wahyoo mulai mengeksplorasi model bisnis cloud kitchen yang menawarkan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi mitra sehingga diharapkan dapat meningkatkan loyalitas mereka. Pemilihan cloud kitchen sebagai mesin pertumbuhan baru bagi Wahyoo ini adalah sebagai salah satu strategi perusahaan dalam memanfaatkan jaringan kuliner yang sudah ada ditambah infrastruktur teknologi Wahyoo yang sudah mumpuni.

Baca Juga: Es Krim Wall’s Raih Top Halal Award 2022

“Kami melihat kemudahan menjadi kunci berkembangnya bisnis model dari Wahyoo Kitchen Partners. Kemudahan dalam berbelanja bahan baku lewat aplikasi kami, kemudahan dalam menjalankan operasional masak di dapur mereka, sampai kemudahan dalam pembayaran dalam aplikasi kami, membuat kami yakin dapat membuat mitra kami menjadi lebih senang dan loyal,” tambah Daniel Cahyadi, COO Wahyoo.

Dalam membangun jaringan cloud kitchen-nya, Wahyoo memiliki keunggulan berupa kemitraan dengan UKM kuliner yang selama ini telah menjadi bagian dari perusahaan. Sehingga berbeda dengan cloud kitchen yang membutuhkan investasi dalam membangun dapur baru dan karyawan baru, mitra UKM kuliner tersebut bisa memaksimalkan potensi dari dapur dan karyawan yang sudah ada asalkan sesuai standar dalam hal kebersihan dan kualitas memasak yang diharuskan oleh Wahyoo.

Tercatat sekitar 250 restoran kecil dari 27.000 mitra Wahyoo telah bergabung dengan Wahyoo Kitchen Partners ini. Wahyoo saat ini tengah merampungkan pendanaan Series B yang dipimpin oleh Eugene Asia Food Tech Fund-1, yang merupakan kendaraan perusahaan investasi asal Korea, Eugene Investment and Securities bersama NH Absolute Return Partners.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SHAFIQ Naikkan Target Pendanaan Tahun ini

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:48 WIB

Resmi, Pemerintah Mulai Membahas RUU Perkoperasian

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:52 WIB

Raden Aziz, Muda dan Berbahaya

Selasa, 17 Januari 2023 | 08:42 WIB
X