BEI Ingin Sebaran Basis Makin Merata, Investor Pasar Modal Masih Terkonsentrasi di Jawa

- Sabtu, 19 November 2022 | 13:11 WIB
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jl Sudirman, Jakarta (Unsplash.com)
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jl Sudirman, Jakarta (Unsplash.com)

jakarta.suaramerdeka.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa pertumbuhan jumlah investor dalam negeri di pasar modal cukup signifikan. Hanya saja, investor tersebut masih terkonsentrasi di Pulau Jawa sehingga perlu pemerataan.

Hingga pekan lalu, jumlah investor pasar modal mencapai 10.037.005 single investor identification (SID) sedangkan jumlah investor saham sebanyak 4.339.673 SID.

Dari jumlah investor tersebut, kebanyakan tersebar di Pulau Jawa sebanyak 69,24 persen, kemudian 16,79 persen
asal Sumatera, 4,15 persen dari Pulau Sulawesi, dan sisanya 4,35 persen dari sejumlah daerah lainnya.

Karenanya, mereka pun gencar melakukan sosialisasi dan edukasi di seluruh daerah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor serta mendukung sebaran basis investor dalam negeri agar semakin merata.

Baca Juga: Tumbuh 4 Kali Lipat, Literasi & Inklusi Pasar Modal Syariah Masih Jadi PR Bersama

Termuktahir, BEI melakukan rangkaian kegiatan literasi dan inklusi pasar modal di Jayapura, Papua. Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 15-16 November 2022.

Langkah itu diikuti peresmian Galeri Investasi (GI) BEI serta 2 GI Digital BEI sekaligus Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal untuk 1.000 guru di Kota Jayapura.

Menurut Direktur Utama BEI Iman Rachman, pihaknya optimis bertambahnya GI BEI di Papua itu dapat membuat kegiatan edukasi dan sosialisasi pasar modal dapat semakin meningkat.

Baca Juga: Pasar Modal Makin Diminati, OJK: Bukan Cara Instan Untuk Kaya

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X