Gerak Perubahan ICT Makin Sat-set, Pengelolaan Pelanggan Tidak Boleh Sampai Kudet

- Senin, 21 November 2022 | 09:00 WIB

jakarta.suaramerdeka.com - Dinamika industri teknologi informasi komunikasi yang makin hari makin cepat alias sat-set, menuntut peningkatan pengelolaan pengalaman pelanggan alias customer experience (CX) secara konsisten, jangan sampai kurang up date (kudet) sehingga bisa tetap unggul dan bertahan.

Menurut Co-Founder dan CEO Exotel, Shivakumar Ganesan, ada tiga keberlanjutan konsep masa depan CX yang akan membantu eksistensi perusahaan global umumnya dan secara khusus di Indonesia.

“Ketiganya adalah integrated channels, intelligent conversations, dan unified cloud. Memang, memprediksi masa depan itu sulit, tapi mengelola konsep CX masa depan itu bakal memegang kunci bisnis jangka panjang perusahaan,” katanya seperti dalam keterangannya, Jumat (11/10/2022).

Dia merujuk pada pola yang diberlakukan perusahaannya. Dijelaskan, integrated channels merupakan layanan yang dibuat guna mengikat semua titik kontak agen, mengoptimalkan layanan mandiri, serta memanfaatkan kemampuan bots.

Baca Juga: Praktisi Beberkan Tips Mendatangkan Traffic Pelanggan Potensial

Metode ini bertujuan meningkatkan visibilitas layanan, sekaligus membangun kepercayaan konsumer dan juga memaksimalkan efisiensi.

Dalam arsitektur single-vendor architecture, jelasnya, aplikasi, bots, dan operator manusia bisa beriringan. Hanya saja, tak jarang data tersebar di beberapa saluran sehingga justru jadi menyulitkan bagi perusahaan imbas dari integrasi data lebih lama dengan biaya meroket.

“Sedangkan intelligent conversations adalah solusi ketika layanan contact center eksisting menjadi tidak efisien karena 60-80 persen kontak yang masuk itu isinya spam sehingga memakan waktu dan melibatkan biaya agen. Hal ini tentu harus disolusikan,” katanya pimpinan perusahaan penyedia solusi manajemen CX asal India itu.

Baca Juga: ASN Harus Ikuti Perkembangan Teknologi dan Dukung Program Literasi Digital

Exotel, jelasnya, telah mampu menghadirkan intelligent conversations yang bisa sepanjang waktu menyokong tanpa peningkatan jam kerja atau biaya, bahkan mengurangi biaya hingga 65 persen untuk rutinitas pertanyaan, sekaligus bisa memberikan jawaban standar kepada pengguna atau pelanggan.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SimInvest Luncurkan Fitur Baru: Investasi Reksa Dana!

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:20 WIB

Ada Gaduh Perang Galon di Balik Isu BPA

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:39 WIB
X